Fakhruddin Lahmuddin Khatib Shalat Id di Masjid Raya

Pimpinan Pesantren Modern Tgk Chik Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, Tgk H Fakhruddin Lahmuddin SAg MPd

Fakhruddin Lahmuddin Khatib Shalat Id di Masjid Raya
Fakhruddin Lahmuddin

BANDA ACEH - Pimpinan Pesantren Modern Tgk Chik Oemar Diyan, Indrapuri, Aceh Besar, Tgk H Fakhruddin Lahmuddin SAg MPd, akan menjadi khatib shalat Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1440 Hijriah, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (5/6) pagi. Sementara imam rawatib Masjid Raya Baiturrahman, Tgk H Munawir Darwis Lc MA, dipercayakan untuk mengimami shalat Id tersebut.

Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Zahrol Fajri SAg MH, kepada Serambi, kemarin, mengatakan, Ustaz Fakhruddin nantinya akan menyampaikan khutbah dengan judul ‘Spiritualitas puasa dalam pembentukan karakter takwa menuju Aceh sejahtera.’ Meski sudah dijadwalkan Rabu (5/6) pagi, menurutnya, pelaksanaan shalat Id tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Adapun Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Bapak Prof Dr Tgk H Azman Ismail MA, kita siapkan sebagai imam pengganti. Sedangkan takbir akan dilantunkan oleh Grup IPQAH Provinsi Aceh dan Banda Aceh,” ungkap Zahrol Fajri yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan Hari-hari Besar Islam (P3HBI) Aceh.

Menurut Zahrol, shalat Idul Fitri tahun ini rencananya dimulai pukul 07.15 WIB. Karena itu, ia mengimbau masyarakat yang ingin melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid Raya agar datang lebih cepat. Sehingga tidak terburu-buru saat mengambil wudhuk dan mengatur shaf shalat nantinya.

Sementara pada Selasa (4/6) malam, Pemerintah Aceh melalui P3HBI Aceh melaksanakan musabaqah pawai takbir jalan dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Sebanyak 60 regu yang terdiri atas remaja masjid/meunasah atau ormas se-Aceh dipastikan mengikuti musabaqah berhadiah total Rp 56 juta tersebut.

Kepala Biro Isra Setda Aceh, Zahrol Fajri SAg MH, menyebutkan, pawai yang mengambil start dan finish di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, itu rencananya dimulai pukul 20.00 WIB yang diawali dengan shalat Isya berjamaah. Menurut Zahrol, peserta pawai jalan kaki yang dilengkapi kendaraan hias tersebut dijadwalkan dilepas Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, didampingi unsur Forkopimda Aceh.

Adapun rute yang dilalui peserta pawai takbir jalan kaki/kendaraan hias, sebut Zahrol, dari Masjid Raya belok kanan ke Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke Jalan STA Mahmudsyah. Kemudian, bergerak ke Jalan Tgk Chik Ditiro hingga Simpang Surabaya. Setelah itu, belok ke Jalan T Hasan Dek sampai Simpang Jambo Tape. Dari situ, peserta belok ke Jalan Tgk H Mohd Daud Beureueh menuju Simpang Lima. Lalu, ke Jalan Pante Perak, Jalan STA Mahmudsyah, Simpang Kodim, dan finish di halaman Masjid Raya.

Sedangkan rute untuk pawai mobil masyarakat umum, menurut Zahrol, dimulai dari halaman Masjid Raya menuju Jalan Diponegoro, Jalan STA Mahmudsyah, Simpang Kodim, Pendopo Gubernur, dan Simpang Jam. Dari situ, peserta menuju ke Jalan Teuku Umar, Simpang PU, Jalan Cut Nyak Dhien, hingga Simpang Dodik. Lalu ke Jalan Soekarno-Hatta dan kemudian belok kiri ke Jalan Prof Dr Mr Mohd Hasan menuju Simpang Surabaya. Dari situ, peserta belok kiri ke Jalan Tgk Chik Ditiro, Simpang Kodim, dan finish di Masjid Raya.

“Aspek yang dinilai dalam musabaqah pawai takbir jalan kaki/kendaraan hias yaitu adab dan pakaian (jumlah peserta, kerapian barisan), aksesoris/perlengkapan seperti beduk/rebana, spanduk, dan untuk kenderaan hias menggunakan roda empat tapi tidak menyertakan mobil berbadan besar/tronton), serta bacaan takbir (tajwid, fashahah, suara, dan lagu),” rinci Zahrol Fajri didampingi Kabag Agama dan Peran Ulama Biro Isra Setda Aceh, Sulaiman M Hasan Lc MA.

Kepada juara, tambah Sulaiman, panitia menyediakan hadiah berupa piala dan uang pembinaan dengan jumlah total Rp 56 juta. “Besarnya uang pembinaan untuk masing-masing pemenang adalah juara pertama Rp 12 juta, juara kedua Rp 10 juta, juara ketiga Rp 8 juta, serta juara harapan I, II, dan III, masing-masing Rp 7 juta, Rp 6 juta, dan Rp 5 juta. Panitia juga menyediakan uang pembinaan Rp 4 juta untuk juara favorit,” rinci Sulaiman seraya menyatakan setiap kelompok peserta pawai yang memenuhi persyaratan akan diberikan dana partisipasi sebesar Rp 1 juta yang dikirim melalui rekening organisasi.

Kepada semua peserta takbir, Zahrol berharap dapat melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Raya terlebih dulu. “Demi kenyamanan dan ketertiban acara tersebut, kami mengimbau tidak ada bunyi mercon atau petasan saat pawai takbir berlangsung. Agar kebersihan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman sebagai lokasi start dan finish pawai takbir serta rute yang dilalui tetap terjaga, kami juga mengimbau peserta maupun masyarakat yang menonton pawai agar tidak membuang sampah sembarangan,” harap Kepala Biro Isra Setda Aceh, Zahrol Fajri SAg MH.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved