Tiga Pembobol ATM Ditembak

Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen, Minggu (2/6) siang meringkus tiga tersangka

Tiga Pembobol ATM Ditembak
FOTO DOK POLRES BIREUEN
TIGA tersangka pembobol ATM asal Medan diamankan di Mapolres Bireuen, Minggu (2/6). 

* Tersangka Berasal dari Medan

BIREUEN - Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen, Minggu (2/6) siang meringkus tiga tersangka pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) BRI yang beraksi di Bireuen 26 Mei lalu. Setelah berhasil ditangkap di Baktiya, Aceh Utara, mereka melawan, akhirnya petugas melepaskan tembakan terukur di kaki kiri dan kanan ketiga pria yang berasal dari Medan, Sumatera Utara itu.

Ketiga tersangka adalah Mahrujar Apandi (44), warga Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Marelan, Kota Medan; Samsul Bahri (42), warga Desa Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan; dan Machady (39), warga Desa Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Penangkapan ketiga pria tersebut dipimpin Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah pada Minggu sore di lintasan jalan nasional, Desa Meunasah Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Setelah beraksi di Bireuen mereka melarikan diri dan bersembunyi sampai akhirnya polisi mendapat informasi bahwa kemarin siang ketiga tersangka terlihat di Kecamatan Baktiya. Lalu pengejaran diarahkan ke sana. Ketiga tersangka berhasil diringkus, tapi masih berupaya lari dan melawan petugas.

Perlawanan mereka akhirnya dihentikan dengan menembak kakinya sehingga tak bisa lagi melarikan diri. Akibat ditembusi timah panas, ketiga tersangka harus ditangani secara medis di RSUD dr Fauziah Bireuen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi dari berbagai sumber, termasuk dari aparat kepolisian setempat, ketiga tersangka ditangkap oleh tim gabungan Satreskrim Polres Bireuen, Aceh Utara, dan Aceh Tengah, Minggu (2/6) sekira pukul 15.00 WIB, di jalan lintas Medan-Banda Aceh, kawasan Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Sedangkan aksi pembobolan tabungan korbannya mereka lakukan di Bireuen, 26 Mei lalu. Salah satu dari tersangka bahkan pernah menguras uang korbannya melalui ATM di Takengon. Itu sebab, di dalam tim gabungan itu ikut terlibat personel Polres Aceh Tengah.

Menurut Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH, kepada Serambi tadi malam, penangkapan para tersangka pencuri/pembobol ATM itu dilakukan tim gabungan berdasarkan laporan polisi nomor : LPB/ 91/V/ RES.1.8./2019/RES BIREUEN, tanggal 29 Mei 2019, karena memang ada korbannya, yakni pelapor Julianti (30), warga Desa Keude Alue Rheng , Kecamatan Peudada, Bireuen.

Dikisahkan, pada 26 Mei lalu, Kamariah berniat mentrasfer sejumlah uang untuk anaknya, Julianti. Ia mentransfer dari ATM BRI di gerai ATM Kampus STIE Kebangsaan Bireuen, Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Tapi transfer itu gagal dilakukan karena kartunya tersangkut di ATM (tak mau lagi ke luar).

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved