Pegunungan Geurute Rawan Longsor

Cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Aceh Jaya dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah

Pegunungan Geurute Rawan Longsor
Kendaraan melintasi titik bongkahan batu yang terancam tumpah ke badan jalan di lintas Gunung Geurutee, Kecamatan Jaya (Lamno), Aceh Jaya 

* BPBD Aceh Jaya Imbau Pemudik Waspada

CALANG – Cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Aceh Jaya dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah lokasi masuk kategori rawan bencana alam, salah satunya Pegunungan Geurute. Untuk itu, pemudik rute barat selatan Aceh diimbau hati-hati saat melintasi pegunungan yang berpanorama indah tersebut.

Demikian disampaikan Kabid Penanggulangan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Jaya, Ismail kepada Serambi, Senin (3/6). Ismail menjelaskan, menyikapi cuaca ekstrim, para pengendara khususnya pemudik yang akan melewati Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh agar selalu waspada dan hati-hati saat melintas di sejumlah titik yang berpotensi mengalami bencana alam. “Untuk saat ini, cuaca masih ekstrim, di mana hujan petir masih melanda Aceh Jaya. Jadi, kita harapkan kepada para pengendara untuk tetap waspada dan hati-hati saat melintas,” jelasnya.

Ia menerangkan, Pegunungan Geurute masuk kawasan paling rawan longsor, sehingga harus selalu diantisipasi oleh para pengendara mengingat cuaca masih belum stabil. “Yang paling rawan di kawasan Pegunungan Geurute adalah adanya longsoran batu walau secara sedikit-sedikit,” tandasnya.

Selain Geurute, kawasan Gunung Cincrang juga masuk dalam kawasan rawan. Hanya saja, tingkat kerawanan Gunung Cincrang masih di bawah Geurute, mengingat tebing gunung itu sudah beberapa kali dinormalisasi atau dilongsorkan oleh BPBD.

“Tapi kalau hujan lebat, gunung tersebut juga sangat berpotensi untuk longsor. Jadi, kita imbau pemudik dan pengguna jalan untuk selalu siaga dan selalu waspada saat berkendara di jalur Aceh Jaya,” tukasnya.

Ismail menegaskan, pihak BPBD Aceh Jaya akan menyiagakan personel dan peralatan di beberapa Posko Operasi Ketupat Rencong 2019. “Untuk personel dan peralatan kita siagakan di Pos Operasi Ketupat Rencong, kecuali perahu karet yang hanya kita siagakan di kantor BPBD,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Aceh Jaya, Iptu Iswandi mengingatkan, pengendara untuk mewaspadai beberapa lokasi yang diperkirakan rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah hewan ternak yang berkeliaran di jalan raya sehingga terlibat tabrakan dengan pengendara. “Untuk daerah yang rawan sapi ada di kawasan Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee dan Desa Ligan, Kecamatan Sampoinet,” jelas Kasat Lantas.

Kecuali itu, ucap Iptu Iswandi, pengendara juga mesti hati-hati saat memasuki kawasan Kecamatan Teunom karena sering terjadi banjir jika lagi musim hujan. “Kalau hujan deras, di kawasan Kecamatan Teunom sering terjadi banjir. Ini harus selalu diwaspadai oleh para pengguna jalan, khususnya para pemudik Lebaran,” pungkas Iswandi.(c52)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved