Sindikat Pembobol ATM 4 Kali Beraksi di Bireuen

Tiga tersangka anggota sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Bireuen yang diringkus

Sindikat Pembobol ATM 4 Kali Beraksi di Bireuen
FOTO DOK POLRES BIREUEN
TIGA tersangka pembobol ATM asal Medan diamankan di Mapolres Bireuen 

* Korban Melapor Bertambah

BIREUEN - Tiga tersangka anggota sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) BRI Bireuen yang diringkus polisi Minggu (2/6) siang di Baktiya, Aceh Utara, ternyata sudah empat kali beraksi di Bireuen. Setelah mereka ditangkap, korban yang melapor pun bertambah.

Sebelumnya diberitakan, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen, Minggu siang meringkus tiga tersangka pembobol ATM BRI yang beraksi di Bireuen pada 26 Mei lalu. Setelah berhasil ditangkap di Baktiya, Aceh Utara, mereka melawan, lalu petugas melepaskan tembakan terukur di kaki kiri dan kanan ketiga pria yang berasal dari Medan, Sumatera Utara itu.

Ketiga tersangka adalah Mahrujar Apandi (44), warga Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Marelan, Kota Medan; Samsul Bahri (42), warga Desa Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan; dan Machady (39), warga Desa Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Dari ketiga tersangka, seorang di antaranya kini ditahan di Mapolres Aceh Tengah, yaitu Samsul Bahri (42), warga Desa Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, karena ia pernah melakukan aksi serupa di wilayah hukum Aceh Tengah,

Sedangkan Mahrujar Apandi (44), warga Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Marelan, Kota Medan dan Machady (39), warga Desa Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, hingga sore kemarin masih ditahan di Mapolres Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Rendi Oktama SH, kepada Serambi, Senin (3/6) menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap dua tersangka mereka mengaku sudah empat kali membobol rekening korbannya melalui ATM BRI di gerai ATM Kampus STIE Kebangsaan Bireuen, Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

“Dari empat kali aksi kejahatan yang mereka lakukan, dua kali berhasil membobol tabungan korbannya melalui ATM di gerai tersebut, sedangkan dua kali lagi tidak berhasil,” kata Kasat Reskrim Eko Rendi Oktama.

Dia tambahkan, sebelumnya baru satu orang korban yang telah melapor sebagai korban dari aksi kejahatan sindikat pembobol ATM itu. Tapi setelah tersangka berhasil ditangkap, kemarin bertambah satu orang lagi korban yang melapor ke Polres Bireuen.

“Setelah tersangka sindikat pembobol ATM kita tangkap, bertambah korban yang melapor. Identitas pelapornya sudah kita kantongi, untuk pengembangan lebih lanjut,” terang Eko.

Korban yang melapor itu lokasi kejadiannya juga sama, yakni di Gerai ATM BRI Kampus STIE Kebangsaan Bireuen.

Menurut laporan korban, saldo rekeningnya dibobol via ATM pada 1 Juni 2019. “Korban yang melapor ini kejadiannya juga baru,” ujar Kasat Reskrim.

Kapolres Bireuen mengimbau warga yang menjadi korban sindikat pembobol ATM asal Medan itu, agar segera melapor ke Polres Bireuen. “Saat ini kasus pembobol ATM tersebut masih dalam pengembangan,” pungkas Kapolres. (c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved