China Bakal Salip Teknologi Militer AS 

"Dengan sabar, PLA terus mengejar ketertinggalan dengan AS dalam dua dekade terakhir," ulas laporan itu. China mempelajari cara berperang Washington.

China Bakal Salip Teknologi Militer AS 
AFP/MLADEN ANTONOV
Tank-tank Rusia berparade di akhir latihan militer Vostok 2018 yang digelar di dekat perbatasan China. (AFP/MLADEN ANTONOV) 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON DC -  Sebuah laporan menyebut dominasi militer Amerika Serikat ( AS) di dunia bakal segera berakhir dan digantikan oleh China.

Laporan itu dirilis oleh Center for New America Security dan ditulis oleh Mantan Wakil Menteri Pertahanan Robert Work dan eks asisten khususnya, Greg Grant.

Dilansir Newsweek Kamis (6/6/2019), dalam laporan itu disebutkan teknologi militer Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) sudah mulai menyamai AS.
"Dengan sabar, PLA terus mengejar ketertinggalan dengan AS dalam dua dekade terakhir," ulas laporan itu. China mempelajari cara berperang Washington.

Baca: Anak Usia 2,5 Tahun Diculik dan Dibunuh, Diduga Berkaitan dengan Utang Keluarganya

Baca: Ketua DPR AS, Nancy Pelosi: Saya Ingin Melihat Trump Dipenjara

Baca: Penjambret Babak Belur Dihajar Warga di Depan Bekas Gedung Cunda Plaza Lhokseumawe

Dari sana, China mulai menambal apa yang menjadi kekurangan mereka dan memperkuat keunggulan mereka, terutama yang berkaitan dengan teknologi militer.

"Negara itu kini makin mempersempit jarak dengan sistem operasional AS, dan berambisi menjadi negara dominan di bidang teknologi," demikian isi laporan itu.

Work dan Grant menjelaskan, upaya China untuk mengungguli AS dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah upaya modernisasi yang terjadi pada 1990 hingga 2000-an.

Kemudian fase kedua ditempuh setelah Beijing bisa mengembangkan senjata presisi dan jaringan tempur yang canggih, dan membuat mereka dominan di kawasan regional.

Dengan keunggulan di bidang rudal hipersonik maupun senjata anti-kapal, China bisa unggul di area Taiwan maupun Laut China Selatan, dan membuat AS fokus kepada mereka.

Baca: Video – Kelelahan dan tak Mampu Lanjutkan Bacaan, Imam Shalat di Riyadh Mundur Digantikan Muazin

Baca: Pernah Dialami Warga Aceh, Pengungsi Rohingya juga Ditipu Penyelundup, Janji ke Malaysia Nyatanya

Fase terakhir diambil begitu China bisa melewati kecanggihan teknologi militer AS. Fase ini bisa membuat Beijing mulai memperluas kepentingan mereka di seluruh dunia.

Laporan itu mengungkapkan China menggunakan strategi mata-mata di bidang industri dan teknis untuk menganalisis dan mengeksploitasi kelemahan Pentagon.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved