Kisah Pengungsi Rohingya Ditipu Penyelundup, Bayar Rp 7,5 Juta Malah Terdampar di Pulau Terpencil

Selama tiga hari dan dua malam, mereka percaya berada di kapal menuju Malaysia, di mana mereka akan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan baru.

Kisah Pengungsi Rohingya Ditipu Penyelundup, Bayar Rp 7,5 Juta Malah Terdampar di Pulau Terpencil
AFP/Googlemaps
Ilustrasi pengungsi Rohingya dan peta jarak dari Cox,s Bazar ke Saint Martins Island. 

Kisah Pengungsi Rohingya Ditipu Penyelundup, Bayar Rp 7,5 Juta Malah Terdampar di Pulau Terpencil

SERAMBINEWS.COM - DHAKA, BANGLADESH - Cerita sedih namun terkadang menggelitik selalu menyertai kisah para pengungsi yang ingin lari dari daerah konflik.

Kisah-kisah seperti yang dialami oleh para pengungsi Rohingya ini dulunya sering diceritakan oleh orang-orang Aceh yang ingin menyelamatkan diri ke negeri jiran Malaysia.

Ketika konflik bersenjata mendera Aceh pada tahun 90-an hingga 2005, banyak pria Aceh pergi ke Belawan dan menyerahkan uang jutaan rupiah kepada penyelundup yang menjanjikan bisa membawa mereka ke Malaysia.

Banyak yang berhasil, namun ada pula yang ditipu dan malah terdampar kembali ke Aceh, setelah satu malam berada di laut.

Bahkan ada yang bercerita, mereka dipaksa berenang oleh para penyelundup untuk mencapai daratan yang katanya adalah wilayah Malaysia.

Tahu-tahunya, setelah hampir satu jam berenang, orang-orang ini terdampar di sebuah pantai di kawasan Kabupaten Pidie atau pun Aceh Timur.

Alhasil, mereka harus kembali merogoh kocek, agar bisa pulang kembali ke kampung halamannya.

Nah, kisah hampir serupa ternyata juga dialami oleh 54 pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kamp pengusian di Bangladesh.  

Kisah para Rohingya yang berusaha kabur dari kamp pengungsi di Bangladesh ini, dilansir Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, Minggu (2 Juni 2019).

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved