Pernah Dialami Warga Aceh, Pengungsi Rohingya juga Ditipu Penyelundup, Janji ke Malaysia Nyatanya

Tapi, alih-alih sampai ke negeri tujuan, orang-orang Rohingya ini malah diturunkan di perairan dekat Pulau Narikel Jinjira (Saint Martins Island)

Pernah Dialami Warga Aceh, Pengungsi Rohingya juga Ditipu Penyelundup, Janji ke Malaysia Nyatanya
AFP/Googlemaps
Ilustrasi pengungsi Rohingya dan peta jarak dari Cox,s Bazar ke Saint Martins Island. 

Pernah Dialami Warga Aceh, Pengungsi Rohingya juga Ditipu Penyelundup, Janji ke Malaysia Nyatanya...

SERAMBINEWS.COM – Sebanyak 54 pengungsi Rohingya dilaporkan menjadi korban penipuan para penyelundup setelah berusaha melarikan diri dari kamp pengungsian yang sempit dan penuh sesak, di Cox Bazar, Bangladesh, bulan ini.

Kisah para Rohingya yang berusaha kabur dari kamp pengungsi di Bangladesh ini, dilansir Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, Minggu (2 Juni 2019).

Mohammad Amin yang berusia sembilan belas tahun adalah salah satu dari 54 (32 laki-laki dan 22 perempuan) pengungsi Rohingya yang menjadi korban penipuan itu.

Amin bersama teman-temannya, termasuk para perempuan, masing-masing membayar 45.000 taka Bangladesh ($ 532 atau Rp 7,5 juta) kepada penyelundup lokal untuk pergi ke Malaysia awal bulan ini.

Selama tiga hari dan dua malam, mereka berada di kapal yang mereka percayai menuju Malaysia.

Selama tiga hari dua malam itu pula, orang-orang Rohingya yang oleh PBB disebut sebagai manusia paling teraniaya di dunia ini, mulai merajut mimpi akan mendapatkan pekerjaan dan kehidupan baru.

Baca: 1 Juta Rohingya Rayakan Idul Fitri di Pengungsian, Banyak Ibu tak Sanggup Beli Apapun untuk Anaknya

Baca: Hidup Penuh dengan Himpitan, Wanita Rohingya Harus Menghadapi Hal Mengerikan Ini Saat Melahirkan

Tapi, alih-alih sampai ke negeri tujuan, orang-orang Rohingya ini malah diturunkan di perairan dekat Pulau Narikel Jinjira (Saint Martins Island) atau Pulau Kelapa.

Ini adalah sebuah pulau karang terpencil di Bangladesh.

Bukannya mendapat pekerjaan baru, Mohammad Amin dan kawan-kawan harus kembali merogoh kocek.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved