Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di Aceh, Pangkalan Diminta tak Jual ke Pengecer

Pertamina meminta pihak pangkalan untuk tidak menjual elpiji 3 kg kepada pengecer.

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di Aceh, Pangkalan Diminta tak Jual ke Pengecer
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Pasca Lebaran 1440 Hijriah, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menambah pasokan Elpiji subsidi di Provinsi Aceh. 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menambah pasokan elpiji subsidi di Provinsi Aceh.

Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo, dalam keterangan pers yang diterima Serambi, Sabtu (8/6/2019) malam, mengatakan, mulai 6 hingga 11 Juni, Pertamina telah mengalokasikan pasokan elpiji subsidi bagi masyarakat miskin sebanyak 95.984 tabung per hari.

Jumlah ini meningkat 4 persen dari konsumsi normal.

"Kami antisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat meramaikan uroe raya atau hari raya Lebaran. Sehingga kebutuhan elpiji juga bertambah," ujar Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo.

Roby Hervindo, mengatakan, tim Satgas Pertamina bekerja sama dengan Pemda telah memonitor pangkalan elpiji.

Baca: TKP Mobil Rombongan TNI Masuk Jurang di Ise-ise Galus Jadi Ajang Selfie bagi Pelintas

Baca: Telangga Gire, Ajudan Petinggi OPM Nyatakan Diri Kembali ke NKRI

Baca: Jalan Kecamatan Julok-Indra Makmu Rusak, Begitu Juga Lintas Peureulak-Peunaron

Pertamina meminta pihak pangkalan untuk tidak menjual elpiji 3 kg kepada pengecer.

"Kami menghimbau agar warga tidak mudah termakan isu kelangkaan. Bila muncul isu kelangkaan, biasanya warga panik sehingga membeli elpiji melebihi kebutuhan," lanjut Roby, seraya menyebutkan isu kelangkaan juga sering dimanfaatkan pengecer untuk menaikkan harga.

Roby Hervindo, mengatakan menanggapi isu kelangkaan elpiji di wilayah Aceh Timur, satgas Pertamina berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Timur memeriksa agen dan pangkalan.

Hasilnya, jelas Roby, sejak 1 hingga 7 Juni, rata-rata penyaluran elpiji di Kabupaten Aceh Timur sebesar 9.240 tabung per hari.

Sehingga selama pekan pertama pada Juni, total penyaluran mencapai 55.440 tabung.

"Jumlah ini meningkat sebesar 115% dari penyaluran harian normal," jelas Roby.

Roby menambahkan bahwa sejak H-3 Idul Fitri, hingga kini, penyaluran elpiji di Aceh Timur berjalan lancar.

Stok elpiji 3 kg di pangkalan-pangkalan tersedia rata-rata 30 tabung.

"Karena itu, untuk meminimalisir isu kelangkaan, Pertamina bekerja sama dengan Pemda dalam pengawasan ke agen dan pangkalan. Di samping itu, pengawasan kepada pengecer juga kami tingkatkan," tukas Roby Hervindo.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved