Presiden China Sebut Negaranya Siap Berbagi Teknologi 5G dengan Negara Mitra

"China siap untuk berbagi penemuan teknologinya dengan semua negara mitra, khususnya untuk teknologi 5G," ujar Xi

Presiden China Sebut Negaranya Siap Berbagi Teknologi 5G dengan Negara Mitra
AFP
Presiden China Xi Jinping. 

SERAMBINEWS.COM, BEIJING -  Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa negaranya siap untuk berbagi informasi maupun keahlian, tidak terkecuali teknologi jaringan 5G, dengan negara-negara mitra.

"China siap untuk berbagi penemuan teknologinya dengan semua negara mitra, khususnya untuk teknologi 5G," ujar Xi dalam forum ekonomi di St Petersburg, Rusia, Jumat (7/6/2019).

Komentar Presiden Xi itu muncul di tengah upaya China menjadi negara pemimpin dalam jaringan nirkabel termutakhir di dunia, bersaing dengan Amerika Serikat.

Baca: Jika Tak Serahkan Diri, Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran 87 Rumah di Buton

Baca: Hadapi Gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi, KIP Pidie Buka 23 Kotak Suara

Baca: NASA Bakal Buka Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk Wisatawan Mulai 2020

Pernyataan itu juga datang setelah Washington memasukkan Huawei, raksasa teknologi China sekaligus pemasok utama peralatan untuk jaringan 5G di sejumlah negara, ke dalam daftar hitam perusahaan yang terlarang dalam kerja sama perdagangan dengan AS.

Presiden Xi, yang berbicara dengan didampingi Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan bahwa China ingin membangun kerja sama yang bermanfaat dengan dasar kesetaraan dan saling menghormati.

Xi mendapat dukungan dari Putin, yang mengecam langkah AS terhadap Huawei, yang disebutnya sebagai upaya menekan dan mendorong perusahaan itu keluar dari pasar global tanpa alasan.

Lebih dari itu, Putin juga telah menandatangani kesepakatan untuk mengembangkan jaringan 5G di Rusia, di tengah kekhawatiran internasional terhadap risiko keamanan yang dibawa Huawei.

Raksasa teknologi China itu tengah dilanda tekanan dunia internasional sejak Mei, saat pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump melarang perusahaan AS menjalin kerja sama teknologi dengan Huawei karena adanya kekhawatiran akan upaya mata-mata untuk Beijing.

Baca: PBB: 3,3 Juta Orang Melarikan Diri dari Krisis di Venezuela sejak 2016

Baca: Masih Berkabung Atas Kepergian Ani Yudhoyono, SBY Sementara Tak Bicara soal Demokrat dan Politik

Sejumlah perusahaan global telah menjauhkan diri dari Huawei, salah satunya Google, yang mulai berhenti mendukung perangkat produksi perusahaan itu dengan layanannya.

Dikabarkan pemerintah Inggris telah berencana menggandeng Huawei dalam mengembangkan jaringan 5G di Inggris, meski belum ada pengumuman resmi.

Sementara Trump memperingatkan kepada Inggris untuk berhati-hati dalam keputusannya bekerja sama dengan perusahaan teknologi asal China itu.

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Xi Jinping: China Siap Berbagi Teknologi 5G dengan Negara Mitra

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved