Pengunjung Diimbau Jaga Kebersihan

Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh mengimbau pengunjung

Pengunjung Diimbau Jaga Kebersihan
SERAMBI/BUDI FATRIA
PENGUNJUNG berwisata di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (8/6). Saat libur Lebaran, sejumlah objek wisata di Kota Banda Aceh seperti Masjid Raya Baiturrahman dipadati wisatawan lokal dan luar Aceh. 

* Di Objek Wisata Banda Aceh

BANDA ACEH - Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh mengimbau pengunjung situs bersejarah di Kota Banda Aceh untuk menjaga kebersihan di objek wisata yang dikunjungi. Imbauan itu disampaikan seiring meningkatnya pengunjung dari luar Banda Aceh yang datang ke objek wisata, di antaranya Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami, PLTD Apung, dan lainnya selama libur Lebaran.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala DLHK3 Banda Aceh, Jalaluddin ST MT kepada Serambi, Sabtu (8/6). Menurutnya, beberapa hari terakhir Banda Aceh semakin ramai yang bisa membuat sejumlah spot wisata bertabur sampah. “Maka dari itu kami mengimbau pengunjung untuk menjaga kebersihan dan jangan membuang sampah sembarangan di objek wisata yang dikunjungi,” ucapnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, lanjut Jalaluddin, banyak masyarakat luar daerah yang menikmati libur Lebaran dengan mengunjungi ibu kota Provinsi Aceh, Banda Aceh. Kehadiran wisatawan domestik itu disambut meriah oleh pedagang asongan yang menjajakan makanan, aksesoris, serta cendera mata kepada pengunjung. Namun sayangnya, tak sedikit dari mereka membuang bungkusan plastik jajanan di lokasi wisata.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan Banda Aceh. Objek wisata bersejarah ini seharusnya kita rawat, bukan malah dikotori,” jelas dia. Selain itu, pihaknya meminta maaf kepada warga Banda Aceh karena belum bisa melayani seluruh permukiman penduduk karena bayak personel yang masih libur Hari Raya.

Menurut Plt Kepala DLHK3 Banda Aceh, saat ini sampah di Banda Aceh lebih kurang sekitar 150 ton dengan pekerja yang sudah aktif sekitar 90 orang. “Karena sebagian petugas bekerja pada malam takbiran membersihkan kota. Insya Allah dalam dua hari ke depan sudah lancar lagi,” timpalnya. Ditambahkan, sampah saat lebaran ini menurun karena banyak warga yang mudik dan libur panjang sekolah hingga kampus.

Akibat kekurangan personel sementara waktu itu, lanjutnya, maka jangkauan petugas DLHK3 masih terbatas dan belum bisa melayani sejumlah kawasan. Namun demikian, pihaknya tetap fokus membersihkan sampah di pusat kota sejak hari raya pertama. “Penumpukan sampah tidak signifikan dan masih dalam kategori aman. Kondisi seperti ini sudah lazim saat hari raya,” tukasnya.

Sementara itu, di titik kontainer sampah pinggir Jalan Cut Nyak Dhien, Gampong Ajun, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, kembali dipenuhi sampah basah. Amatan Serambi pada Jumat (7/6), limbah rumah tangga itu menumpuk bahkan meluber hingga ke badan jalan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Besar, Syukri yang dikonfirmasi, Sabtu (8/6), mengaku bahwa petugas sudah membersihkan sebagian tumpukan sampah itu.

“Untuk Ajun sebagian sudah (dibersihkan) hari ini (Sabtu), berhubung alat berat kami sedang dalam perbaikan, Insya Allah akan kami tuntaskan besok pagi,” ujarnya. Menurut Syukri, padahal sehari sebelum lebaran pihaknya sudah menuntaskan tumpukan sampah di Ajun. Untuk mengantisipasi volume sampah saat lebaran, pihaknya menempatkan 6 unit kontainer karena petugas libur tiga hari selama Lebaran.

Setelah tiga hari libur, lanjut Syukri, sampah yang menumpuk di Ajun itu baru bisa diangkut sebagian pada Lebaran keempat. “Hari ini (Sabtu) petugas mulai aktif. Insya Allah permasalahan sampah ini akan kembali tuntas,” ucapnya.

Syukri menjelaskan, disamping menampung sampah warga sekitar yang tidak terlalu banyak, kontainer di Ajun tersebut juga mendapat pasokan sampah dari kawasan lain yang memanfaatkan lokasi itu sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Kadang-kadang ini di luar kontrol kami. Sehingga ke depan kami wacanakan untuk menutup lokasi pembuangan sampah ini,” jelas dia. Pihaknya menyebut akan berkoordinasi dengan perangkat gampong setempat.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved