Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi, Pembunuh Sopir Travel di Aceh Singkil Menyerah

Tersangka pembunuh dan perampokan mobil itu malah memacu mobil Kijang LGX warna hitam yang dikendarinya.

Sempat Kejar-kejaran dengan Polisi, Pembunuh Sopir Travel di Aceh Singkil Menyerah
SERAMBINEWS.COM/IST
Hadi Nurfathon (32) tersangka perampasan mobil dan pembunuh Syafriansyah sopir travel saat ditangkap tim Satreskrim Polres Aceh Singkil, dibantu personel Polsek Darul Makmur, Nagan Raya, Sabtu (8/6/2019) 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Hadi Nurfathon (32) tersangka pembunuh sopir travel Syafriansyah tidak menyerah ketika Satuan Reskrim Polres Aceh Singkil dibantu personel Polsek Darul Makmur, Nagan Raya menyergapnya di kawasan Desa Serab Jadi, Sabtu (8/6/2019).

Tersangka pembunuh dan perampokan mobil itu malah memacu mobil Kijang LGX warna hitam yang dikendarinya.

Aksi tancap gas itu hampir saja menabrak polisi yang melakukan penghadangan.

Beruntung polisi dapat segera menghindar. Melihat buruannya lari, polisi langsung melakukan pengejaran.

Kejar-kejaran antarpetugas dengan tersangka tak dapat dihindari. Pelaku baru menyerah setelah polisi mengeluarkan tembakan peringatan.

Kepada polisi, pelaku yang merupakan penduduk Kreug Itam Tadu Raya, Nagan Raya itu mengakui jika mobil yang dibawanya merupakan hasil kejahatan.

Mobil tersebut diduga dirampas dari Syafriansyah setelah mengeksekusinya terlebih dahulu.

Baca: Jonatan Christie Juara Australian Open 2019 Usai Taklukkan Rekan Senegara Anthony Ginting

Baca: Meluncur November, Ini Daftar Harga Google Stadia

Baca: Sembilan Nyawa Melayang di Jalan

Penangkapan itu bermula ketika tim Sat Reskrim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, bersama personel Polsek Darul Makmur melakukan pengintaian di Desa Serba Jadi, melihat mobil yang dicurigai. Lantas dihentikan, namun malah kabur sebelum akhirnya menyerah setelah diberikan tembakan peringatan.

Pada 1 Juni lalu, warga digegerkan penemuan mayat Syafriansyah (26) sopir travel yang hilang ketika menjemput penumpang tiga hari sebelumnya.

Belakangan terungkap penduduk Sianjo-anjo Gunung Meriah tersebut merupakan korban pembunuhan.

Sementara itu Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda ketika dikonfirmasi menyatakan akan menyampaikan keterangan penangkapan tersebut besok. "Besok kita press release di Polres," kata Kapolres, Minggu (9/6/2019).(*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved