Breaking News:

Karimun Usman: Saatnya Aset Kekayaan Milik Teuku Markam Dikembalikan ke Aceh

Di Jakarta Markam bertemu Jendral Gatot Subroto dan diperkenalkan kepada Presiden Soekarno

SERAMBINEWS/MASRIZAL
Ketua DPD PDIP Aceh, Karimun Usman saat konferensi pers kegiatan FGD "Kepemimpinan Aceh, Masa Depan, dan Tantangannya," di Banda Aceh, Sabtu 27 Agustus 2016. 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Salah satu perusahaan BUMN yang berasal dari harta kekayaan konglomerat Aceh Teuku Markam adalah PT Berdikari.

Politisi PDI Perjuangan H Karimun Usman menyatakan DPR Aceh dan Pemerintah Aceh bisa saja meminta kembali perusahaan tersebut ke Aceh, dan dipersilakan mengajukannya kepada Presiden Joko Widodo.

"Sekarang waktu yang tepat bila DPR Aceh dan Pemerintah Aceh menginginkan PT Berdikari dikembalikan ke Aceh, terlebih masih ada anak dari alamarhum Teuku Markam," kata Karimun Usman, Senin (10/6/2019).

Baca: Diduga Gara-gara Pinjam Ponsel, Dua Tahanan di Rutan Sigli Ditikam Pakai Gunting

Baca: Sore Ini, KPK Umumkan Tersangka Korupsi yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Baca: Di Jamboe Rotterdam Alue Meurante, Anda Bisa Berwisata Sambil Menikmati Durian

Karimun menceritakan, T Markam adalah salah seorang konglomerat Indonesia.

"Tetapi Markam tipe yang tidak balas budi ke Bung Karno. Keuntungan dalam memasukan alat perang IRIAN BARAT tahun 1963 dibelikan dalam bentuk emas yang dipasang dipuncak Monas. Bukan diberikan kepada pribadi Bung Karno," kata Karimun.

Masih kata Karimun, pada 1961, T Markam pernah dituding oleh orang-orang tertentu di Aceh telah membawa lari kulit rakyat, sebab pada masa itu dia punya pabrik kulit di Blouwer Banda Aceh mengalami kerugian.

"Di Jakarta Markam bertemu Jendral Gatot Subroto dan diperkenalkan kepada Presiden Soekarno, yang waktu itu sedang ada tender pengadaan peci atau kopiah. Teuku Markam berhasil memenangkan tender tersebut," ujar Karimun.

Sejak itu Teuku Markam juga dipercaya memasukkan alat-alat perang dalam rangka perang Irian Barat.

Pada 1966, Teuku Markam dicap PKI karena terlalu dekat dengan Bung Karno.

"Perusahaannya PT Berdikari diambil alih oleh negara dan dijadikan BUMN," kata Karimun Usman.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved