Ombudsman: Infrastruktur Harus Menjadi Perhatian Pemerintah

Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa wilayah di Aceh terhadap fasilitas jalan umum ...

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin MS. 

Ombudsman: Infrastruktur Harus Menjadi Perhatian Pemerintah

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa wilayah di Aceh terhadap fasilitas jalan umum, dan layanan publik saat libur Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Sidak yang dilakukan serentak seluruh Indonesia ini sudah dimulai sejak 3 Juni hingga 9 Juni 2019.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Senin (10/6/2019) mengatakan, dalam sidak tersebut pihaknya menemukan ada beberapa jembatan yang sudah dibangun namun belum rampung. Akibatnya menimbulkan kemacetan sampai 5 kilometer, khususnya di wilayah Barat Selatan.

Selain itu, juga ada beberapa titik badan jalan yang tidak dilengkapi dengan pembatas, sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan, seperti di lintasan Gunong Geurutee, Kabupaten Aceh Jaya.

"Temuan tim di lapangan, ada beberapa jembatan di wilayah barat selatan yang belum rampung. Seharusnya proses pengerjaannya dipercepat mengingat banyak warga yang mudik lebaran, sehingga tidak terjadi kemacetan parah yang membuat kekecewaan masyarakat," kata Taqwaddin didampingi Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Ilyas Isti.

Baca: Bahan Makanan, Sandang, dan Transpor Penyumbang Inflasi Tertinggi di Aceh

Baca: Wabup Abdya Sebutkan, Banyak PNS Setor Wajah Hari Pertama Masuk Kerja

Baca: Ini Sanksi untuk PNS Pemko Banda Aceh yang Bolos Kerja di Hari Pertama

Ia menambahkan, badan jalan juga tidak dilengkapi dengan marka dan pembatas, khususnya pada daerah pegunungan, minimal harus ada pita kejut guna meminimalisir kecelakaan.

Pihaknya berharap hal ini dapat menjadi perhatian serius dari pemerintah, baik itu dari pihak Balai Jalan Nasional, pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota.

Dalam pelaksanaan sidak tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Aceh membentuk tiga tim, yaitu tim 1 melakukan pemantauan di Banda Aceh dan Aceh Besar, tim 2 memantau di kabupaten Bireuen dan kota Langsa, dan tim 3 di Aceh Jaya dan Aceh Selatan. (*)

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved