Warga Padati Lokasi Wisata

Sejumlah lokasi wisata di Lhokseumawe, Aceh Utara dan Bireuen pada dipadati warga pada hari terakhir libur

Warga Padati Lokasi Wisata
SERAMBI/SAIFUL BAHRI
PENGUNJUNG memadati lokasi wisata Pantai Ujong Lhokseumawe, Minggu (9/6). 

LHOKSEUMAWE – Sejumlah lokasi wisata di Lhokseumawe, Aceh Utara dan Bireuen pada dipadati warga pada hari terakhir libur atau lebaran kelima, kemarin. Membludaknya pengunjung ke objek wisata menyebabkan sejumlah titik terjadi kemacetan.

Informasi yang dihimpun Serambi, lokasi yang paling banyak dikunjungi masyarakat di Lhokseumawe selama Lebaran Idul Fitri kali ini adalah Pantai Ujong Blang. Bahkan, khusus di Pantai Ujong Blang, sudah dipadati pengunjung dari luar kota sejak lebaran pertama, Rabu (5/6). Lokasi ini bukan hanya ramai pada lebaran saja, tapi hari libur juga ramai dikunjungi warga dari luar Lhokseumawe.

Pemilik kafe QSO di Pantai Ujong Blang, Hasan kepada Serambi kemarin menyebutkan, pada lebaran pertama, penghujung mulai ramai menjelang siang hingga sore hari. Namun, pada Kamis (7/6) atau lebaran kedua, pengunjung bertambah ramai. “Sehingga hari ini (kemarin sore-red) puncaknya. Hari ini (kemarin-red), sejak pagi memang pengunjung sudah ramai sekali,” katanya.

Akibat membludaknya pengunjung, jalan menuju Pantai Ujong Blang yakni jalan Darussalam dipadati kendaraan. Bahkan, lokasi parkir di sana juga dipenuhi kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Ramainya pengunjung di hari terakhir libur lebaran kali ini juga terjadi di sejumlah lokasi wisata lainnya yang ada di Kota Lhokseumawe. Misalnya, di Pantai Rancong, Waduk Kota, Waduk Jeulikat, Bukit Goa Jepang, serta Waterboom Mangat Ceria.

Sementara di Aceh Utara lokasi yang ramai dikunjungi warga selama lebaran yakni Pantai Bantayan dan Desa Lhok Puuk Kecamatan Seunuddon. Kemudian, Pantai Lancok di Kecamatan Syamtalira Bayu. Lalu, Gunung Salak di Kecamatan Nisam Antara. “Informasi dari teman-teman, Gunung Salak mulai ramai dipadati pengunjung sejak kemarin,” lapor Abdul Hamid, seorang pengunjung kepada Serambi kemarin.

Sementara warga Seunuddon, Bukhari melaporkan, kedua lokasi wisata di Seunuddon, Bantayan dan Desa Lhok Puuk juga sangat padat dengan pengunjung. “Semua tempat orang berjualan penuh. Apalagi di Bantayan, karena pengunjung termasuk dari luar Aceh Utara,” ujar Bukhari.

Sementara Saifullah, warga Kecamatan Syamtalira Bayu menyebutkan, di Pantai Lancok mulai dikunjung warga pada Sabtu (8/6). Bahkan kemarin pengunjungnya bertambah ramai lagi. “Pantai Lancok memang tak pernah sepi dari pengunjung, apalagi ketika sedang lebaran seperti ini,” katanya.

Sementara dari Bireuen, ribuan warga juga memadati sejumlah objek wisata alam. Misalnya, objek wisata alam yang disesaki pengunjung antara lain Krueng Batee Iliek, Samalanga, Krueng Simpo di lintas nasional Bireuen-Takengon Km 18 Kecamatan Juli, Laut Ujong Blang, Kuala Raja Kecamatan Kuala, pantai Kuala Jangka, Kecamatan Jangka dan Pantai Pangah Gandapura.

Para wisatawan yang datang ke Bireuen itu berasal dari berbagai pelosok desa di Bireuen maupun dari kabupaten sekitarnya seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Pidie, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.

Ramainya pengunjung ke lokasi wisata dan bersamaan dengan arus balik pada hari terakhir liburan Idul Fitri menyebabkan sejumlah lokasi terjadi kemacetan panjang. Kondisi kemacetan juga terjadi pada Sabtu (8/6) seperti di Kecamatan Samudera. Di mana kemacetan terjadi sejak sore hingga malam hari. Bahkan pada Minggu juga mengalami kemacetan.

Lokasi lain yang terjadi kemacetan dari Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu ke Geureugok, Kecamatan Gandapura, Bireuen. Untuk lokasi wisata yang terjadi kemacetan sepanjang jalan menuju Gunung Salak. Kondisi ini diperparah karena di sejumlah titik ditemukan berlubang. “Sangat rawan terjadi kecelakaan, karena banyak sekali titik berlubang,” lapor Hamid, warga Paya Bakong kepada Serambi kemarin.(jaf/bah/c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved