Cuaca di Arab Saudi Melebihi 50 Derajat Celcius, Dilarang Bekerja di Luar Ruangan pada Siang Hari

Sebuah video yang dipublish di channel Youtube Saudinesia merekam derajat panas di Kuwait, Arab Saudi, dan Oman, semuanya di atas 50 derajat celcius.

Cuaca di Arab Saudi Melebihi 50 Derajat Celcius, Dilarang Bekerja di Luar Ruangan pada Siang Hari
Capture Youtube saudi indonesia
Tangkapan layar video yang menunjukkan temperatur cuaca di Oman, Kuwait, dan Arab Saudi. 

Cuaca di Arab Saudi Melebihi 50 Derajat Celcius, Dilarang Bekerja di Luar Ruangan pada Siang Hari

SERAMBINEWS.COM - Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Kerajaan Saudi Arabia mengumumkan larangan bekerja di luar ruangan pada siang hari.

Dikutip Serambinews.com dari Saudinesia.com, larangan yang diumumkan pada hari Ahad (9/6/2019) ini, mulai berlaku paad, 15 Juni hingga 3 bulan mendatang.

Larangan bekerja di luar ruangan pada siang hari ini diterbitkan menyusul panasnya suhu cuaca di Arab Saudi.

Sebuah video yang dipublish di channel Youtube Saudi Indonesia merekam derajat panas di Kuwait, Arab Saudi, dan Oman, semuanya di atas 50 derajat celcius.

“Menghadapi musim panas tahun ini, Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial telah merilis larangan bekerja di luar ruangan pada siang hari, mulai 15 Juni hingga 3 bulan mendatang,” demikian bunyi keterangan di video yang dipublish pada Selasa (11/6/2019) tersebut.

Baca: 6 Warga Negara Malaysia Ditangkap, Sewa Kapal Pesiar Rp7 Miliar Selundupkan 37 Kg Sabu ke Indonesia

Baca: Polri Sebut Senjata Ilegal yang Dikuasai Soenarko Milik Anggota GAM

Dalam pengumuman itu, Kementerian Tenaga Kerja melarang kepada seluruh perusahaan memperkerjakan karyawan mereka di bawah matahari,  mulai pukul 12 siang sampai pukul 3 sore, sejak 15 Juni hingga 15 September 2019.

Khaled Abal Khail, juru bicara kementerian, mengatakan bahwa semua perusahaan telah diinstruksikan untuk memastikan pekerjanya bekerja di dalam ruangan selama tiga jam dalam periode tersebut, sebagaimana laporan Saudi Press Agency (SPA).

Dia mengatakan bahwa kementerian memonitor atas perlindungan, keselamatan, dan kesehatan pekerja di sektor swasta.

Setiap perusahaan harus menyediakan lingkungan kerja yang aman dan jauh dari bahaya kesehatan.

Menurut Abal Khail, ada pengecualian larangan kerja di luar ruangan untuk beberapa wilayah Saudi.

Pengecualian ini karena suhu udara yang rendah di daerah-daerah tersebut.

“Kementerian di beberapa daerah berkoordinasi dengan gubernur di daerah-daerah tersebut sehubungan dengan keputusan apakah akan melarang bekerja di bawah sinar matahari atau tidak,” katanya.

Ia menambahkan, larangan kerja tidak berlaku bagi pekerja perusahaan minyak dan gas atau mereka yang terkait dengan pekerjaan perawatan darurat.

Abal Khail mengimbau seluruh warga Saudi dan ekspatriat untuk menghubungi layanan pelanggan kementerian di nomor 19911 atau mengunjungi portal ‘Together with Rasd’ (https://rasd.ma3an.gov.sa), jika ada yang ingin ditanyakan atau mengajukan pengaduan terkait kebijakan larangan tersebut.(Suadinesia.com)

Baca: Lebaran Penuh Warna di Arab Saudi, Sajikan 900 Pertunjukan Selama Liburan Idul Fitri 1440 H

Baca: Ini Perjalanan Karier Amanar, Putra Lhokseumawe yang Dipanggil untuk Seleksi Timnas U-18 Piala AFF

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved