Breaking News:

Pemuda Darul Imarah Ditemukan tak Bernyawa di Taman Tepi Laut Lhoknga, Ini Dugaan Penyebabnya

Almarhum yang bekerja sebagai mekanik sesuai identitas yang terdapat pada diri korban Alfian, ditemukan masih mengenakan pakaian lengkap

Penulis: Misran Asri | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Tim Basarnas Banda Aceh dan anggota Polsek Lhoknga dan koramil setempat mengevakuasi jenazah Alfian warga Gampong Kuta Karang, Kecamatan Darul imarah, Aceh Besar, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Taman Tepi Laut Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (11/6/2019). 

Pemuda Darul Imarah Ditemukan tak Bernyawa di Taman Tepi Laut Lhoknga, Ini Dugaan Penyebabnya

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Alfian (30), pemuda warga Dusun Ampera, Gampong Kuta Karang, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Taman Tepi Laut Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (11/6/2019) sore.

Almarhum yang bekerja sebagai mekanik sesuai identitas yang terdapat pada diri korban Alfian, ditemukan masih mengenakan pakaian lengkap.

Kepala Kantor SAR (Kakansar) Banda Aceh, Budiono SE mengatakan sekitar pukul 17.05 WIB, tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh menerima informasi dari Kapolsek Lhoknga, Iptu Edi Mulyadi SE, ada sesosok mayat yang tergeletak di Taman Tepi Laut Lhoknga.

Baca: Selama Sidak Mudik Lebaran, Ombudsman Aceh Temukan Sejumlah Infrastruktur yang belum Layak

Begitu mendapat informasi itu, Tim Basarnas langsung bergerak menuju ke lokasi.

“Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan yang dibantu oleh pihak Polsek Lhoknga langsung melakukan evakuasi terhadap mayat korban. Selanjutnya jenazah dibawa menggunakan ambulance Puskemas Lhoknga menuju ke rumah korban di Darul Imarah,” kata Budiono.

Menurut sumber-sumber yang dihimpun di lapangan serta dari keterangan pihak Polsek Lhoknga.

Sebelum korban ditemukan meninggal, ada saksi yang melihat korban pergi memancing sendirian di tebing yang ada di kawasan tersebut.

Baca: Luas Lahan Terbakar di Areal Wisata Goa Jepang Lhokseumawe Hampir Capai Satu Hektare

Korban diduga terpeleset, jatuh serta terbawa arus, sehingga ditemukan meninggal dunia.

“Diduga korban terpeleset dan jatuh kena karang. Kondisi itu terlihat dari wajah korban yang ditemukan luka-luka,” ungkap Budiono.

Lalu, dari informasi yang diterima Serambinews.com, jasad korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh untuk divisum dan memastikan penyebab kematiannya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved