Polri Sebut Senjata Ilegal yang Dikuasai Soenarko Milik Anggota GAM

Polri menyebut, senjata illegal yang diselundupkan ke Jakarta dan terkait dengan Soenarko, awalnya milik anggota GAM.

Polri Sebut Senjata Ilegal yang Dikuasai Soenarko Milik Anggota GAM
KOMPAS.com/ABBA GABRILIN
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen M Iqbal (tengah), Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi (kiri), dan Kepala Sub Direktorat I Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Daddy Hartadi (kanan), saat jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).(KOMPAS.com/ABBA GABRILIN) 

Polri Sebut Senjata Ilegal yang Dikuasai Soenarko Milik Anggota GAM, Berikut Bantahan Pengacara dan Penjelasan Sri Radjasa

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Mantan komandan jenderal (Danjen) Kopassus yang juga pernah menjabat Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI (Purn) Soenarko, ditangkap atas dugaan makar dan penyelundupan senjata api (senpi) untuk aksi 22 Mei 2019 di Jakarta.

Pria berkumis tebal yang dikenal luas di Aceh ini, kini ditahan di Rumah Tahanan Militer Guntur, Jakarta.

Selasa (11/6/2019) hari ini, pihak Kepolisian RI merilis kronologi dugaan kepemilikan senjata ilegal oleh Soenarko.

Polri menyebut, senjata illegal yang diselundupkan ke Jakarta dan terkait dengan Soenarko, awalnya milik anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Namun pada, Jumat (31/5/2019) lalu, Tim kuasa hukum Mayor Jenderal (Purn) Soenarko, yang tergabung dalam Advokat Senopati-08 membantah tuduhan bahwa kliennya menyelundupkan senjata ke Jakarta.

Mantan Perwira Pembantu Madya (Pabandya) bidang Pengamanan Komando Daerah Militer Iskandar Muda (IM) Kolonel Inf. (Purn) Sri Radjasa Chandra juga menilai ada yang janggal dalam tuduhan yang dialamatkan kepada mantan atasannya itu.

Berikut penjelasan Polri, bantahan pengacara, serta tanggapan Sri Radjasa Chandra.

Baca: Polri Ungkap Peran Tersangka HM, Penyalur Dana untuk Demo dan Biayai Rencana Bunuh 4 Tokoh Nasional

Baca: Polri Ungkap Peran Penting Kivlan Zen Sebagai Penentu Rencana Pembunuhan 4 Tokoh Nasional

Penjelasan Polri

Dalam konferensi pers, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6/2019), Kepala Sub Direktorat I Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Komisaris Besar Pol Daddy Hartadi mengungkapkan secara detil asal muasal senjata tersebut, hingga dibawa dari Aceh ke Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved