Ratusan PNS Bolos

Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara bolos pada hari pertama kerja pascacuti

Ratusan PNS Bolos
SERAMBI/SAIFUL BAHRI
PLT Sekdako Lhokseumawe, Miswar Ibrahim memantau pelayanan kepada masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran Idul Fitri, Senin (10/6). 

* Pada Hari Pertama Kerja

LHOKSEUMAWE – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara bolos pada hari pertama kerja pascacuti bersama Lebaran Idul Fitri 1440 H, Senin (10/6). Di Lhokseumawe tercatat 95 PNS, sementara di Aceh Utara berjumlah 85 orang.

Menyusul temuan tersebut, selain data mereka dikirim ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia, juga akan diberlakukan saksi sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 43 Tahun 2017 tentang Disiplin PNS di lingkungan Pemko Lhokseumawe, yakni akan dipotong Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) sebesar 50 persen untuk jatah bulan Juni.

Plt Sekdako Lhokseumawe, Miswar Ibrahim, kepada Serambi, menyebutkan, sebelumnya telah diintruksikan kepada seluruh SKPD untuk menggelar apel pagi pada hari pertama kerja. Ini sesuai dengan surat Menpan RB yang diterima pihaknya beberapa waktu lalu. Selain itu, absensi kehadiran hari pertama juga harus dikirim ke Menpan RI dan khusus bagi yang tidak hadir tanpa alasan sah, maka wajib diberikan sanksi disiplin sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menyusul instruksikan tersebut, tambah Miswar, kemarin pagi pihaknya melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah SKPD. Hasilnya, seluruh SKPD ada menggelar apel pagi. “Sesuai data absensi, ada 191 PNS yang tidak hadir. Namun, sebanyak 96 PNS yang tidak hadir memiliki alasan yang sah seperti sakit, baru melahirkan atau pun cuti akibat kepentingan penting. Sedangkan 95 PNS lagi tidak hadir tanpa ada alasan yang sah. Mereka berasal dari di sejumlah SKPD,” papar Plt Sekdako.

Terhadap PNS yang tidak hadir tanpa ada alasan yang sah, Miswar mengungkapkan, segera disurati kepala SKPD masing-masing untuk mengeluarkan surat keputusan (SK) sanksi. SK tersebut harus diserahkan kepada bendahara SKPD setempat untuk proses pemotongan TPK jatah bulan Juni. “Dengan diberlakukan sanksi ini, kita harapkan kedisiplinan PNS di Kota Lhokseumawe semakin meningkat,” demikian Miswar.

Sementara itu, jumlah PNS di Aceh Utara yang tak hadir hari pertama kerja mencapai 85 orang. “Yang tidak hadir tanpa keterangan yang dibenarkan 85 orang atau 0,84 persen. Sedangkan yang hadir sebanyak 99.16 persen,” tulis Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara Syarifuddin kepada Serambi, Senin (10/6).

Untuk proses selanjutnya, data PNS tersebut akan dikirim juga ke Pemerintah Pusat. “Jadi, pemotongan TPK yang akan dipotong 50 persen bagi yang tak hadir pada hari ini yakni jatah bulan berikutnya,” ujar Kepala BPKSDM Aceh Utara.

Sementara itu, sebanyak 20 PNS di Bireuen absen di hari pertama kerja pascalibur hari Lebaran, kemarin. Mereka tak hadir berdasarkan hasil monitoring, absensi dan laporan masing-masing dinas.

Hal itu disampaikan Sekdakab Bireuen, Ir Zulkilfi SP dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Mawardi SSTP MSi secara terpisah kepada Serambi kemarin.

Zulkifli menambahkan, bagi pegawai di lingkungan Pemkab Bireuen mengikuti apel bersama di kantor bupati. Sedangkan jajaran dinas lainnya juga mengadakan apel. “Apel gabungan tadi untuk dinas yang berkantor di pusat pemeritahan, sedangkan dinas yang kantornya di tempat lain juga mengadakan apel dipimpin sekretaris dinas, dan sekcam untuk tingkat kecamatan,” ujarnya.

Dalam apel kemarin, tambahnya, ada dua absensi yang diedarkan. Satu untuk diserahkan ke BKPSDM dan satu lagi untuk dinas masing-masing. Dari absensi tersebut, diketahui tingkat kehadiran pegawai di Bireuen mencapai 99 persen lebih dari jumlah 8.000 orang termasuk tenaga kependidikan.

Sementara Kepala BKPSDM Bireuen, Mawardi SSTP MSi kepada Serambi mengatakan, hasil pengecekan absensi dan monitoring ke kantor masing-masing, sebanyak 20 PNS tidak hadir pada hari pertama kerja. Namun, sebagian lainnya sudah lebih dulu minta izin karena berbagai keperluan.(jaf/yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved