Takut tak Terangkut, Ratusan Mobil Wisatawan Dititip di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh

Hal itu untuk menghindari antrean panjang masuk ke kapal, baik saat berangkat maupun saat kembali dari Sabang

Takut tak Terangkut, Ratusan Mobil Wisatawan Dititip di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Sejumlah wisatawan pun memilih meninggalkan kendaraan di area parkir Pelabuhan Ulee Lheue, lalu mereka menyeberang tanpa kendaraan ke Sabang. Kedatangan wisatawan dimulai sejak hari pertama lebaran, Rabu (5/6/2019) hingga, Selasa (11/6/2019) 

Takut tak Terangkut, Ratusan Mobil Wisatawan Dititip di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Selama libur lebaran Idul Fitri, ribuan wisatawan memadati Pulau Weh atau Sabang untuk berlibur, menikmati keindahan bahari dan wisata sejarahnya.

Kedatangan wisatawan dimulai sejak hari pertama lebaran, Rabu (5/6/2019) hingga, Selasa (11/6/2019).

Sehingga menyebabkan antrean kendaraan untuk masuk ke kapal supaya menyeberang ke Sabang sangat panjang.

Baca: Sopir Penabrak Balita di Batee Iliek Sudah Dijemput Tim Polres Bireuen

Sejumlah wisatawan pun memilih meninggalkan kendaraan di area parkir Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, lalu mereka menyeberang tanpa kendaraan ke Sabang.

Hal itu untuk menghindari antrean panjang masuk ke kapal, baik saat berangkat maupun saat kembali dari Sabang.

Plt Kepala Pelabuhan Ulee Lheue, Sayed Syahrul mengatakan, selama libur lebaran memang banyak wisatawan yang meninggalkan kendaraan di Ulee lheue.

“Karena mereka tidak sanggup antre, karena kalau antre pagi kemungkinan siang atau sore baru bisa masuk ke kapal untuk menyeberang, sehingga mereka memilih tinggalkan saja mobilnya,” ujar Sayed.

Baca: Calon Ketua Kadin Aceh Wajib Setor Dana Kontribusi Rp 1 Miliar dan Dinyatakan Hangus

Selain itu, wisatawan juga khawatir jika ada antrean panjang saat kembali, mereka tidak bisa kembali ke daratan Aceh dengan tepat waktu.

Padahal, saat ini Pelabuhan Ulee Lheue memilki hanggar yang mampu menampung kendaraan.

Namun karena sudah penuh sehingga penumpang diizinkan parkir di semua area pelabuhan. Termasuk di taman area pelabuhan.

Sayed menjamin jika kendaraan yang diparkir di area pelabuhan tetap aman, meskipun tak masuk hanggar.

Bahkan mereka tidak memungut biaya lebih, kecuali uang parkir saat masuk pelabuhan Rp 3 ribu.

Sedangkan di hanggar, mobil dikenakan biaya parkir Rp 30 ribu/malam dan sepeda motor Rp 5 ribu/malam. (*)

Baca: Puncak Arus Balik Wisatawan, Kapal Sabang-Banda Aceh Berlayar 10 Trip Hingga Malam

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved