Begini Proses Kasus Sabu 70 Kg dan Ekstasi Tiga Kg yang Ditangkap BNN di Aceh Utara

dalam pengembangan, BNN kembali menangkap Ramli di LP Tanjung Gusta yang sedang menjalanan hukuman dan anaknya, Metaliana di Aceh Timur

Begini Proses Kasus Sabu 70 Kg dan Ekstasi Tiga Kg yang Ditangkap BNN di Aceh Utara
FOR SERAMBINEWS.COM
Kasus penyelundupan sabu-sabu 70 kilogram dan ekstasi 3 kilo (sekitar 10 ribu butir) dari Malaysia ke Aceh dalam boat melalui perairan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara. Kasus tersebut menyeret empat pria dan satu perempuan sebagai terdakwa 

Begini Proses Kasus Sabu 70 Kg dan Ekstasi Tiga Kg yang Ditangkap BNN di Aceh Utara

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Kasus penyelundupan sabu-sabu 70 kilogram dan ekstasi 3 kilogram (sekitar 10 ribu butir) dari Malaysia ke Aceh melalui perairan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara.

Kasus tersebut menyeret empat pria dan satu perempuan sebagai terdakwa.

Masing-masing, Ramli (55) narapidana asal Desa Calok Geulima, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Baca: 6 Warga Negara Malaysia Ditangkap, Sewa Kapal Pesiar Rp7 Miliar Selundupkan 37 Kg Sabu ke Indonesia

Kemudian anaknya Metaliana (28) dan menantunya dan sekaligus suami Metaliana, yaitu Muhammad Zubir (28).

Selanjutnya dua tersangka lagi, Saiful Bahri alias Pon (29), Muhammad Zakir (23), keduanya warga Desa Seuneubok Baro Kecamatan Idi Cut, Aceh Timur.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Bea Cukai, menggagalkan upaya penyelundupan 72 kg narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi di Perairan Jambo Aye, Aceh Utara dalam sebuah operasi gabungan di Lhoksukon, Aceh Utara pada 10 Januari 2019.

Baca: Ini Jumlah Bangunan yang Rusak di Aceh Utara Setelah Diterpa Angin Puting Beliung

Dalam penelusuran lebih lanjut terungkap sabu dan ekstasi itu milik bandar besar bernama Ramli, napi asal Aceh yang ditahan di LP Tanjung Gusta, Medan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, awalnya BNN menangkap tiga pria pada 10 Januari 2019 di perairan Tanah Jambo Aye saat menyelundupkan sabu-sabu 70 kilogram dan ekstasi 3 kilogram dari Malaysia ke Aceh.

Ketiganya adalah, Saiful, Muhammad Zubir dan Muhammad Zakir.

Namun, dalam pengembangan, BNN kembali menangkap Ramli di LP Tanjung Gusta yang sedang menjalanan hukuman dan anaknya, Metaliana di Aceh Timur.

Baca: Sopir Penabrak Balita di Batee Iliek Sudah Dijemput Tim Polres Bireuen

Berkas kasus itu bersama lima tersangka dilimpahkan BNN Pusat ke Kejari Aceh Utara pada 2 Mei 2019.

Lalu, setelah berkas dakwaan rampung, kemudian Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara melimpahkan berkas bersama tersangka ke Pengadilan Negeri Lhoksukon pada 20 Mei.

Lalu pada 20 Mei Hakim PN Lhoksukon menggelar sidang perdana kasus tersebut dengan agenda mendengar materi dakwaan yang disampaikan jaksa.(*)

Baca: Calon Ketua Kadin Aceh Wajib Setor Dana Kontribusi Rp 1 Miliar dan Dinyatakan Hangus

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved