Dipanggil KPK Sebagai Saksi, Farid Wajdi: Saya tidak Ada Hubungan dengan Romi

Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim, membenarkan, bahwa dirinya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap Ketua PPP, Romahurmuziy.

Dipanggil KPK Sebagai Saksi, Farid Wajdi: Saya tidak Ada Hubungan dengan Romi
HUMAS UIN
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim, MA 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar- Raniry Banda Aceh, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim, membenarkan, bahwa dirinya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap Ketua PPP, Romahurmuziy.

"Iya benar, surat juga sudah saya terima sebelum lebaran kemarin. Itu surat internal, saya heran kenapa bisa menyebar begitu, entah siapa yang menyebarkannya," kata Prof Farid saat dikonfirmasi Serambinews.com, Rabu (12/6/2019) sore.

Farid mengatakan, pemanggilannya oleh KPK hanya untuk keperluan penyidikan kasus suap yang menjerat Romahurmuziy setelah tertanggakp OTT pada 15 Maret lalu.

Oleh karena itu, kata Farid, sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya akan kooperatif dan hadir ke Kantor KPK di Jakarta Selatan pada Selasa 18 Juni sebagaimana jadwal dalam surat panggilan tersebut.

Baca: Ini Penjelasan KPK Soal Pemanggilan Prof Farid Wajdi Terkait Kasus Suap Ketum PPP

Baca: KPK Panggil Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Terkait Kasus Suap Ketum PPP

"Insya Allah saya akan hadir, kita akan sampaikan apa yang kita tahu," kata Farid.

Namun, kata Farid Wajdi, dia tidak tahu apapun terkait kasus suap yang menjerat Ketua PPP, Romahurmuziy. Bahkan dia menyebutkan tidak ada hubungan apapun dengan tersangka Romahurmuziy.

"Saya tidak ada hubungan dengan Romi, saya tidak pernah jumpa dan tidak kenal sama dia. Jadi saya ya tidak ada kaitan apapun dalam kasus ini," pungkas Farid Wajdi Ibrahim. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved