Dugaan Korupsi Dana Gampong, Mantan Keuchik Tunong Lhokseumawe DPO Jaksa  

Dia dijadikan DPO sehubungan tidak hadir untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi alokasi dana gampong dan dana desa (ADG dan DD) 2017

Dugaan Korupsi Dana Gampong, Mantan Keuchik Tunong Lhokseumawe DPO Jaksa   
Serambi
Fery Ichsan 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Pria berinisial Mus (38), mantan Keuchik Desa Tunong, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, sejak beberapa waktu lalu telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Dia dijadikan DPO sehubungan tidak hadir untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi alokasi dana gampong dan dana desa (ADG dan DD) tahun 2017, yang menyebabkan kerugian negara Rp 243 juta.

Baca: Jawab Tudingan Simbol Illuminati di Masjid Al Safar, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, M Ali Akbar, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus, Fery Ichsan, Rabu (12/6/2019) barusan, menjelaskan saat melakukan penyelidikan pada Juli 2018 lalu, pihaknya menemukan dugaan korupsi yang dilakukan tersangka Rp 243 juta.

Dana tersebut berasal dari dana gampong Tunong tahun 2017 dengan rincian, dana bersumber dari DD sekitar Rp 89,7 juta, bersumber dari ADG sekitar Rp 133,5 juta, dan utang yang timbul karena jabatan sekitar Rp 19,8 juta.

“Utang yang timbul seperti ada utang bahan bangunan pada pihak ketiga, tapi tidak dibayarkan oleh Mus meskipun dana dari desa sudah ditarik. Kemudian biaya sewa aset desa seperti tambak dan sawah yang tidak disetor ke kas desa,” katanya.

Baca: Pengacara: Kivlan Zen Berikan Uang Rp150 Juta untuk Unjuk Rasa Supersemar, Bukan Pembunuhan 5 Tokoh

Dari hasil temuan tersebut, maka pada November 2019, Mus pun ditetapkan sebagai tersangka. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Jaksa sempat melakukan pemanggilan tiga kali. Tapi Mus tetap tidak hadir.

“Maka sejak Desember 2018, Mus kita tetapkan sebagai DPO. Sampai sekarang belum ditemukan juga,” paparnya.

Baca: Berjudi di Kebun Kosong, Empat Lelaki Ini Dicambuk 25 Kali

Karena itu, dia mengharapkan partisipasi masyarakat, bila ada yang mengetahui keberadaan Mus untuk dapat memberitahu pada pihaknya, sehingga Mus nantinya bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved