Puting Beliung Rusak 34 Bangunan di Aceh Utara

Sebanyak 34 bangunan di Aceh Utara, rusak diterjang angin puting beliung

Puting Beliung Rusak 34 Bangunan di Aceh Utara
IST
PETUGAS BPBD Aceh Utara mendata rumah korban puting beliung di empat kecamartan dalam Kabupaten Aceh Utara, Selasa (11/6). 

LHOKSUKON - Sebanyak 34 bangunan di Aceh Utara, rusak diterjang angin puting beliung, Senin (10/6) sore. Puting beliung itu terjadi setelah sebelumnya kawasan tersebut diguyur hujan deras. Bangunan yang rusak masing-masing 17 toko dan rumah di Kecamatan Simpang Keuramat, lima rumah di Seunuddon, 11 rumah di Baktiya Barat, dan satu rumah di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Namun, tak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut.

Camat Simpang Keuramat, Iskandar SSTP, kepada Serambi, kemarin, mengatakan, pihaknya sudah mendata bangunan yang rusak akibat diterjang angin kencang. Disebutkan, 17 bangunan yang rusak tersebar di empat desa yaitu 10 toko di Desa Simpang Empat, satu rumah dan kantor keuchik di Desa Alue Bade, tiga rumah dan satu warung kopi di Desa Paya Teungoh, serta satu rumah di Desa Payah Leupah.

Dari 10 toko yang rusak di Desa Simpang Empat, lanjut Camat, tiga di antaranya yaitu milik Munawar, Zainuddin, dan M Thaib, mengalami rusak parah karena seluruh seng diterbangkan angin. Sementara tujuh toko lainnya rusak ringan dimana hanya beberapa lembar seng yang diterpa angin. Di Desa Alue Bade, menurut Iskandar, rumah berkonstruksi kayu milik Abdurrahman rusak ringan setelah atapnya tertimpa pohon. Demikian juga atap depan kantor desa tersebut rusak ringan akibat tertimpa pohon.

Di Desa Paya Teungoh, kata Camat, tiga rumah yang rusak masing-masing milik M Rasyid dan Mawaddah tertimpa pohon, dan sejumlah seng atap rumah Maryani rusak akibat diterjang angin kencang. Sedangkan warung kopi milik Amiruddin, juga rusak atapnya karena diterbangkan angin. Di Desa Payah Leupah, rumah yang juga rusak di bagian atapnya akibat diterjang angin adalah milik M Nur .

“Meski belasan bangunan rusak, tidak ada warga kami yang terluka atau yang mengungsi,” ujar Iskandar. Ditambahkan, pihaknya sudah menyampaikan hasil pendataan itu ke Dinas Sosial Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara.

Sementara di Kecamatan Seunuddon, lima rumah yang rusak berada di Desa Cot Kafiraton. Rumah tersebut masing-masing milik, Maryam (78), M Yakob (58), Masyitah (28), Juwairiah (55), dan Jamaluddin (57). “Puting beliung terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Tak ada korban jiwa atau warga yang mengungsi, tapi kerugian materi ditaksir mencapai Rp 50 juta,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kapolsek Seunuddon, Iptu Munawar, kepada Serambi, kemarin.

Secara terpisah Kapolres Aceh Utara melalui Kapolsek Baktiya Barat, Iptu Heri, menyebutkan, di kecamatan itu 11 rumah yang kesemuanya berada di Desa Cot Paya, rusak akibat diterjang puting beliung. Dari jumlah itu, rumah milik Muslim (29), mengalami rusak parah karena tertimpa pohon kelapa. Sedangkan 10 rumah lain yang mengalami rusak ringan masing-masing milik Hasanun Basri (45), Zainal Abidin (50), Mursidah (48), Abdul Muthalib (50), Bakhtiar (35), Basri (28), Farhan (35), Sulaiman R (70), Tgk Bachtiar (45), dan Mariam (50).

“Saat rumahnya tertimpa pohon kelapa yang tumbang, korban dan keluarganya sedang berada di dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tapi kerusakan rumah mencapai 70 persen,” pungkas Iptu Heri. Angin puting di Baktiya Barat terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan dengan di kecamatan lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara, Amir Hamzah, mengungkapkan, pihaknya sudah turun ke lapangan untuk mendata bangunan yang rusak akibat diterjang puting beliung. Hasil pendataan, sebutnya, di Seunuddon ditemukan rumah dua rusak berat dan empat unit lainnya rusak ringan, serta di Baktiya Barat 11 rumah yang rusak. Sedangkan di Tanah Jambo Aye, satu rumah yang rusak adalah milik M Saleh (55), anggota Tuha Peut Gampong Matang Jurong. “Data itu sudah kita sampaikan ke dinas untuk proses pendistribusian bantuan,” kata Amir.(jaf/bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved