Taman Belangi, Hamparan ‘Kincir Angin Plastik’ yang Instagramable

SEJAK sosial media menjadi kebutuhan baru kaum millenial, sejak itulah wisata instagramable

Taman Belangi, Hamparan ‘Kincir Angin Plastik’ yang Instagramable
SERAMBI/ NURUL HAYATI
PENGUNJUNG berfoto di hamparan 'kincir angin' di Taman Belangi Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Makmur, Bireuen, Minggu (9/6). 

SEJAK sosial media menjadi kebutuhan baru kaum millenial, sejak itulah wisata instagramable bermunculan. Satu di antaranya yaitu Taman Belangi. Berlokasi di Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen. Warna Warni ribuan ‘kincir angin’ menjadikan ‘taman bunga plastik’ ini sebagai tempat berburu foto.

“Ide awalnya dari jalan-jalan. Saya lihat di Aceh dan Sumatra belum ada ‘taman bunga plastik’ seperti ini, dan itulah yang saya tawarkan,” ujar pendiri Taman Belangi, Qafrawi kepada Serambi, Minggu (9/6).

Sejak diluncurkan awal Juni, tempat wisata kekinian ini dalam sehari bisa kedatangan 600-800 pengunjung. Selain untuk berburu foto, sang pemilik mengklaim, tempat ini juga terbilang ramah keluarga. Pengunjung dikenakan tiket masuk Rp 5 ribu per orang, tanpa batas waktu dan bebas berfoto sepuasnya.

Mengusung konsep rekreasi dan taman bermain. Tempat wisata ini berdiri di atas lahan seluas 5 hektar. Taman Belangi buka mulai pukul 09.00 -18.00 WIB saban harinya, kecuali Hari Jumat. Aplikasi google map, akan membantu anda menuju lokasinya yang tersembunyi.

“Pertama kali tahu dari duta wisata yang promosi tempat ini. Penasaran juga pas lihat di instagram, cuma pas datang nggak sebagus difoto,” komentar Meutia Zahra, pengunjung asal Aceh Utara yang datang bersama keluarga.

Hamparan kitirin menjadi daya tarik bagi pengunjung. ‘Taman bunga plastik’ ini ditata berdasarkan warna. Sebuah kincir angin berukuran besar menjadi maskot di belakangnya. Sementara kitirin-kitirin kecil memagari sepanjang jalur masuk menuju taman. Seperti namanya, kitirin ini akan terlihat mempesona saat ribuan kincir angin berputar ditiup angin. Mengantarkan kesejukan di tengah panasnya hawa ‘taman bunga plastik’.(nurul hayati)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved