Beredar Kabar Kas Negara Kosong, Gara-gara Bayar THR dan Gaji Ke-13, Begini Penjelasan Kemenkeu

Dalam informasi tersebut juga dicantumkan dugaan penyebab kekosongan adalah adanya penggunaan kas untuk Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13

Beredar Kabar Kas Negara Kosong, Gara-gara Bayar THR dan Gaji Ke-13, Begini Penjelasan Kemenkeu
Shutterstock
ilustrasi 

Beredar Kabar Kas Negara Kosong, Gara-gara Bayar THR dan Gaji Ke-13, Begini Penjelasan Kemenkeu

SERAMBINEWS.COM - Beredar kabar bahwa kas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) kosong, sehingga pembayaran restitusi tertunda.

Dalam informasi tersebut juga dicantumkan dugaan penyebab kekosongan adalah adanya penggunaan kas untuk Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13.

Menanggapi kondisi tersebut Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, kondisi ini bisa menurunkan kepercayaan wajib pajak (WP) kepada pemerintah.

Baca: Polda Amankan 7 Pria Tiongkok Calon Pengantin Kawin Kontrak dengan Perempuan Indonesia

"Kalau sampai ada hak WP tak terbayar tepat waktu kan merugikan WP dan bisa menurunkan trust," jelas Yustinus saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (13/6/2019).

Adapun duduk permasalahan ini terkait dengan masalah managemen keuangan negara.

Pasalnya dengan realisasi penerimaan yang kurang menggembirakan, ada potensi untuk menambah utang.

"Ini alarm untuk defisit APBN juga," imbuhnya.

Baca: Berikut Daftar Harga Emas Antam Pada Hari Ini

Seperti diketahui sebelumnya, realisasi penerimaan pendapatan negara dan hibah sampai akhir April 2019 sebesar Rp 530,7 triliun atau setara 24,5% dari target APBN 2019 sebesar Rp 2.165,1 triliun.

Penerimaan tersebut hanya tumbuh 0,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya (yoy), jauh lebih lambat dibandingkan tahun lalu yang pertumbuhannya 13,2% yoy.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved