Camat Kota Sigli akan Cabut Surat Permintaan Dana Gampong Rp 10 Juta

"Saya mencabut surat itu pada, Jumat (14/6/2019), karena saat ini saya masih di Banda Aceh sedang mengikuti lomba gampong..."

Camat Kota Sigli akan Cabut Surat Permintaan Dana Gampong Rp 10 Juta
For serambinews.com
Camat Kota Sigli, Drs H Nadhar Putra MSi, berfoto bersama petani di areal sawah.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Camat Kota Sigli, Drs H Nadhar Putra MSi, menyatakan akan mencabut surat permintaan dana gampong Rp 10 juta per gampong, untuk memperingati renungan gempa dan tsunami yang dihelat Desember 2019.

Surat dengan Nomor : 412/335/2019, telah beredar dan diterima 15 keuchik di Kecamatan Kota Sigli.

Baca: Rp 129 Juta Jadup Triwulan I di Lhokseumawe belum Disalurkan

Namun, beredarnya surat Camat Kota Sigli sempat meresahkan keuchik. Sebab, keuchik tidak memiliki dasar hukum untuk menganggarkan dana gampong untuk menyukseskan peringatan tsunami di Pidie.

Apalagi peringatan tsunami yang merupakan kegiatan Pemerintah Provinsi, yang tentunya telah dialokasikan dana.

" Kita akan mencabut surat tersebut karena saya nilai telah terjadi salah pemahaman dalam mengartikan isi surat itu. Isi surat itu telah menimbulkan interpretasi lain," jelas Camat Kota Sigli, Nadhar Putra, melalui WhatsApp yang dikirim kepada Serambinews.com, Kamis (13/6/2019).

Baca: Mawardi Ismail: Klarifikasi dari Mualem Terkait Wacana Referendum Tidak Perlu Diperpanjang

Ia menjelaskan, pada rapat dahulu dengan keuchik sudah pernah diperjelas, bahwa dana tersebut untuk membiayai kegiatan gampong dalam bentuk kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) gampong.

"Dana tersebut bukan untuk diserahkan kepada panitia tsunami kabupaten," jelasnya.

Baca: Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal, Pengusaha Dukung Maskapai Asing Beroperasi di Tanah Air

Ditanya kapan surat permitaan dana gampong Rp 10 juta untuk tsunami ditarik. Sebut Nadhar, pihaknya, Jumat (14/6/2019) akan mencabut surat tersebut. Surat tersebut dicabut dengan mengirimkan surat lain, guna membatalkan surat pertama.

"Saya mencabut surat itu pada, Jumat (14/6/2019), karena saat ini saya masih di Banda Aceh sedang mengikuti lomba gampong dan kecamatan di tingkat provinsi, yaitu Gampong Benteng dan Kecamatan Kota Sigli terpilih terbaik di Pidie, sehingga diikutkan lomba ditingkat provinsi," jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved