Dua SMP di Pidie yang Terapkan Ujian Naik Kelas Sistem CAT

Di Pidie, dari 62 SMP yang ada, hanya SMPN 1 Sigli dan SMPN 2 Peukan Baro yang menerapkan ujian kenaikan kelas sistem CAT.

Dua SMP di Pidie yang Terapkan Ujian Naik Kelas Sistem CAT
Serambinews.com
WAKIL Bupati Pidie, Fadhullah TM Daud meninjau siswa kelas II SMPN 1 Sigli, Pidie ujian kenaikan kelas sistem Computer Assisted Test (CAT), Kamis (13/6/2019). 

Laporan  Nur Nihayati | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud ST bersama Kepala Dinas Pendidikan Pidie, H Idhami SSos mengunjungi siswa SMPN 1 Sigli, Pidie yang menerapkan ujian kenaikan kelas sistem Computer Assisted Test (CAT), Kamis (13/6/2019).

Di Pidie, dari 62 SMP yang ada, hanya SMPN 1 Sigli dan SMPN 2 Peukan Baro yang menerapkan ujian kenaikan kelas sistem CAT untuk pertama kali, khususnya untuk siswa kelas dua.

"Ini merupakan terobosan baru melatih siswa untuk siap mengikuti UN sistem komputer," ujar Fadhlullah, Wabup Pidie di SMPN 1 Sigli.

Ia berharap bisa dilakukan ke semua SMP di seluruh Pidie guna meningkatkan kualitas pendidikan. "Sehingga nilai dihasilkan siswa asli, kendati ada sharing nilai harian lain," ujarnya.

Kepala SMPN 1 Sigli, Anarita MPd menambahkan, di SMPN 1 Sigli ada 60 komputer dipakai untuk ujian sistem CAT ini. Sisanya 20 komputer dipinjam dari sekolah lain.

"Jumlah siswa kami ada 145 orang, jadi kami lakukan ujian dalam tiga tahap," katanya.

Disebutkan, untuk penentuan nilai rapor tidak ditentukan hasil ujian sistem CAT saja. Tapi, ditambah nilai lain hasil ulangan harian dan lainnya.

Ujian naik kelas sistem CAT hanya empat mata pelajaran IPA, Bahasa Inggris, Matematika dan Bahasa Indonesia. "Ini pelajaran yang di-UN-kan nanti, sisanya ujian sistem manual," kata Anarita.(*) 

Baca: 9 Siswa Gayo Lues Peroleh Beasiswa ke Politeknik Furnitur Kayu di Semarang

Baca: Pria Lumajang Gadaikan Istri Rp 250 Juta, Tak Bisa Tebus Hingga Salah Bunuh Orang

Baca: Facebook Akan Buka 500 Lowongan Kerja, Fokus untuk Menghapus Akun Palsu dan Konten Berbahaya

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved