Techno

Facebook Akan Buka 500 Lowongan Kerja, Fokus untuk Menghapus Akun Palsu dan Konten Berbahaya

Facebook mengatakan, London dipilih untuk membuka lowongan pekerjaan ini karena London adalah pusat teknik terbesar di luar Amerika Serikat.

Facebook Akan Buka 500 Lowongan Kerja, Fokus untuk Menghapus Akun Palsu dan Konten Berbahaya
NET
Facebook akan membuka 500 lowongan kerja fokus untuk mendeteksi dan menghapus akun palsu dan konten berbahaya. 

Facebook telah menghapus 2,2 miliar akun palsu pada kuartal I-2019.

Ini merupakan rekor tertinggi bagi perusahaan dalam kebijakan penghapusan akun.

Di kuartal sebelumnya saja, Facebook telah menonaktifkan 1,2 miliar akun.

Pada kuartal yang sama tahun 2017, Facebook telah menghapus 694 juta pengguna.

Angka 2,2 miliar itu rupanya hanya kurang sedikit dari pengguna aktif bulanan Facebook yang berkisar 2,38 miliar di seluruh dunia.

Baca: Pria SubulussalamTawarkan Ginjal di Facebook, Demi Turuti Permintaan Istri, Ini Faktanya

Baca: Pelajar dan Mahasiswa Ditangkap Polisi karena Jadi Admin Grup Porno di Facebook

Baca: Diduga Pembunuh Istri dan Dua Anak di Aceh Utara, Akun Facebook Pria Ini Dibanjiri Komentar Miring

Mulai tahun 2020, perusahaan berlogo biru ini akan mulai merilis laporan penghapusan pengguna akun setiap 3 bulan sekali, bukan setahun dua kali.

Perusahaan ini pun akan mulai mengawasi akun palsu di instagram.

"Penghapusan akun palsu sama pentingnya dengan pelaporan keuangan. jadi kami harus melakukannya sesering itu," kata CEO Facebook Mark Zuckerberg dikutip CNN, Sabtu (25/5/2019).

"Memahami prevalensi konten berbahaya akan membantu perusahaan dan pemerintah merancang sistem yang lebih baik untuk menghadapinya. Saya percaya setiap layanan internet besar harus melakukan ini," ucap Zuckerberg.

Dalam laporan yang dikeluarkan Facebook Kamis (23/5/2019) waktu setempat, disebutkan bahwa terdapat 25 dari 10.000 tampilan konten (menonton video dan melihat foto) mengandung unsur kekerasan dan melanggar kebijakan Facebook.

Baca: Facebook Hapus Jutaan Video Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru

Baca: Penasaran Siapa yang Sering Intip dan Kepoin Facebook dan Instagram Kita? Begini Cara Mengetahuinya!

Baca: Prediksi Media Sosial 2019: Senja Kala Hingga Titik Jenuh Facebook dan Twitter

Halaman
1234
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved