Jarang Terjadi, India Dukung Israel Melawan Kelompok Palestina di PBB

Wakil Kepala Misi Israel di India, Maya Kadosh membuat postingan di Twitter untuk berterima kasih kepada India atas dukungannya.

Jarang Terjadi, India Dukung Israel Melawan Kelompok Palestina di PBB
Ilustrasi: Bendera India (Foto file - Anadolu Agency) 

Jarang Terjadi, India Dukung Israel Melawan Kelompok Palestina di PBB

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Dalam sebuah langkah yang jarang terjadi, India mendukung gerakan Israel di forum PBB untuk menolak status pengamat kepada Shahed, sebuah organisasi Palestina yang berbasis di Libanon, awal bulan ini.

Menurut Kementerian Luar Negeri Israel, mereka telah memulai mosi di Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) terhadap proposal yang dibuat oleh Shahed untuk mendapatkan status pengamat di PBB.

Mosi disetujui dengan suara 28-14 pada 6 Juni.

Wakil Kepala Misi Israel di India, Maya Kadosh membuat postingan di Twitter untuk berterima kasih kepada India atas dukungannya.

"Terima kasih #India karena berdiri bersama @IsraelinUN dan menolak permintaan organisasi teroris "Shahed" untuk mendapatkan status sebagai pengamat di #UN. Bersama-sama kita akan terus bertindak melawan organisasi-organisasi teroris yang berniat untuk membahayakan,” tweet Maya Kadosh pada Senin malam.

Shahed bekerja pada isu-isu kemanusiaan. Namun, Israel menuduhnya sebagai "organisasi teroris".

Ini adalah pertama kalinya India memberikan suara mendukung Israel.

Selain India, negara-negara yang mendukung gerakan Israel adalah AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Irlandia, Ghana, Norwegia, Belanda, Korea Selatan, Ukraina, Brasil, Kolombia, El Salvador, Eswatini, Jamaika, Jepang, Kenya, Luksemburg, Malawai, Malta, Meksiko, Paraguay, Filipina, Andora, Togo, dan Uruguay.

Negara-negara yang memilih menentang mosi tersebut adalah Turki, Pakistan, Azerbaijan, Iran, Sudan, Yaman, Venezuela, Arab Saudi, Mesir, Belarus, Angola, Maroko, Cina, dan Rusia.(Anadolu Agency)

Baca: Viral Mobil Dilapisi Kotoran Sapi Untuk Lindungi dari Udara Panas di India

Baca: Langgar UU Pemilu, Seekor Anjing Peliharaan di India Ditahan

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved