Liga Arab Kecam Keputusan Negara Termiskin di Eropa Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem

Moldova adalah negara termiskin di Eropa dan tidak memiliki pemerintahan sejak pemilihan umum diadakan pada bulan Februari.

Liga Arab Kecam Keputusan Negara Termiskin di Eropa Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem
Youtube TheFlagandAnthemGuy
Bendera Moldova 

Liga Arab Kecam Keputusan Negara Termiskin di Eropa Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Liga Arab pada hari Rabu (12/6/2019), mengecam keputusan Moldova untuk memindahkan kedutaan besarnya di Israel dari Tel Aviv ke kota Yerusalem yang diduduki.

"Langkah ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan resolusi yang relevan dari legitimasi internasional," kata Liga Arab dalam siaran pers yang dilansir Kantor Berita Turki Anadolu Agency.

Liga Arab menyatakan, keputusan Moldova itu merupakan ancaman terbuka bagi rakyat Palestina.

Liga mendesak pemerintah Moldova untuk mengubah perilakunya, yang bisa berdampak negatif pada sistem hukum internasional serta hubungan dengan negara-negara Arab.

"Sebagai wilayah Arab yang diduduki, kota suci Al Quds akan tetap menjadi kriteria untuk menilai hubungan antara negara-negara Arab dan negara-negara lain di dunia," demikian bunyi pernyataan itu.

Baca: Jarang Terjadi, India Dukung Israel Melawan Kelompok Palestina di PBB

Baca: Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta Hingga Berujung Pembunuhan, Ini 5 Faktanya

Moldova adalah negara termiskin di Eropa dan tidak memiliki pemerintahan sejak pemilihan umum diadakan pada bulan Februari.

Pekan lalu, blok Acum yang pro-UE dan kaum Sosialis pro-Moskow berhasil membentuk pemerintah koalisi dalam suatu langkah nyata untuk menjatuhkan dugaan oligarki yang dipimpin oleh Vladimir Plahotniuc, pemimpin Partai Demokrat.

Sementara itu, Israel berusaha keras untuk meyakinkan negara-negara di dunia memindahkan misi (kedutaab besar) mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sejauh ini, hanya AS dan Guatemala yang memindahkan kedutaan mereka.

Yerusalem tetap menjadi jantung dari konflik Timur Tengah yang abadi, dengan warga Palestina yang berharap Yerusalem Timur - yang diduduki oleh Israel sejak 1967 - pada akhirnya akan berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina yang merdeka.(*)

Baca: Sejarah Yerusalem, Salah Satu Kota Suci di Dunia yang Penuh Konflik Berkepanjangan

Baca: Palestina: Yerusalem tak Dijual! Baik Ditukar dengan Emas Maupun Perak

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved