Penyuluh Agama dan Penghulu KUA di Aceh Barat Dilatih Menulis

Sebanyak 24 peserta di Aceh Barat terdiri penyuluh agama Islam dan penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) dilatih menulis, Kamis (13/6/2019).

Penyuluh Agama dan Penghulu KUA di Aceh Barat Dilatih Menulis
For Serambinews.com
Pelatihan menulis di Kemenag Aceh Barat, Kamis (13/6/2019). 

Penyuluh Agama dan Penghulu KUA di Aceh Barat Dilatih Menulis

 

Laporan Rizwan | Meulaboh

 

SERAMBINEWS.COM,  MEULABOH- Sebanyak 24 peserta di Aceh Barat terdiri penyuluh agama Islam dan penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) dilatih menulis, Kamis (13/6/2019).

Kegiatan berlangsung di aula Kantor Kemenag Aceh Barat menghadirkan pemateri Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas (Inmas) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag)  Aceh, Muhammad Nasril Lc MA, Rusli Lc MSi, mantan Pimred Majalah Santunan dan Khairul Umami JFU pada Subbag Inmas Kemenag Aceh. 

Pelatihan menulis dibuka Kakankemenag Aceh Barat,  H Khairul Azhar SAg dihadiri sejumlah kepala seksi (kasi)  di Kemenag setempat. 

M Nasril dalam kesempatan itu  mengajak penyuluh agama Islam dan penghulu KUA Kecamatan untuk giat menulis dan mempublikasi kegiatan melalui tulisan.

Selain dapat menunjang tugas profesi penghulu dan penyuluh sebagai tambahan angka kredit dalam kenaikan pangkat, menulis itu juga bagian dari dakwah dan berbagi informasi yang bermanfaat.

"KUA dikenal sebagai ujung tombaknya Kemenag, banyak aktivitas yang dilakukan oleh jajaran KUA misalnya bimbingan pernikahan, manasik haji, wakaf dan berbagai kegiatan lainnya. Kami mengajak penghulu dan penyuluh giat menulis, baik di medsos, majalah dan website internal atau media luar," ujar Nasril.

Baca: Satu Kios Jualan Pisang di Gandapura Terbakar

Baca: Wali Kota Targetkan Mahirah Muamalah Bisa Raih Keuntungan Pada 2020

Baca: Turki akan Renovasi Makam Ulama hingga Tentaranya di Aceh

Kakankemenag Aceh Barat, Khairul Azhar mengatakan, saat ini sangat banyak berita yang dipublikasikan di sosial media yang mengandung hoax atau belum tentu kebenarannya.

"Dengan demikian para penghulu dan penyuluh agama Islam harus dapat mengimbangi informasi tersebut dengan baik melalui karya tulisan yang dituangkan," katanya. (*)

  

Penulis: Rizwan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved