Perkumpulan Visi Indonesia Bahas Sektor Pertanian dengan TNI di Aceh Barat

Lembaga perkumpulan visi Indonesia dan sejumlah tokoh di Aceh Barat, mengadakan diskusi dengan pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Perkumpulan Visi Indonesia Bahas Sektor Pertanian dengan TNI di Aceh Barat
For Serambinews.com
Perkumpulan Visi Indonesia diskusi dengan TNI di Meulaboh, Kamis (13/6/2019). 

Laporan Rizwan | Aceh Barat

SERAMBINEWS. COM, MEULABOH - Lembaga perkumpulan visi Indonesia dan sejumlah tokoh di Aceh Barat, mengadakan diskusi dengan pejabat Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada sebuah kafe di Meulaboh, Kamis (13/6/2019).

Pers rilis diperoleh Serambinews.com, dari lembaga perkumpulan visi Indonesia diketuai Fuad Hadi menjelaskan, sektor pertanian menghadapi berbagai permasalahan yang mengancam keberlanjutan sistem dan penyediaan produk pertanian terutama produksi padi.

"Penurunan kuantitas dan kualitas lahan pertanian terus terjadi demikian pula minat dan peran generasi muda pada sektor pertanian khususnya dalam menggarap sawah untuk penanaman padi," katanya.

Dikatakannya, dari diskusi didapatkan informasi bahwa sebagian besar petani sekarang tidak memaksimalkan lahan potensial yang ada untuk digarap dengan baik dan secara umum persentase generasi muda yang bekerja di sektor pertanian menurun.

Baca: Haji Uma Minta Pemerintah Kendalikan Harga Komoditas Pertanian Rakyat

Baca: Aceh Barat ‘Booming’ Plt

Baca: Pelajar di Aceh Barat Galang Dana untuk Palestina di Simpang Kisaran Meulaboh

Oleh karena itu mata pencaharian bidang pertanian perlu ditopang usaha lain seperti pengembangan peternakan sapi.

"Dengan optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian disertai pengelolaan dan pewarisan budaya antar generasi diharapkan dapat mendukung keberlanjutan sistem pertanian, " ujar Fuad Hadi.

Dikatannya, secara umum di pedesaan sangat diperlukan perbaikan pendidikan dan pengembangan SDM, kelembagaan kelompok petani, peningkatan nilai tambah produk pertanian melalui pengolahan hasil dan perbaikan tata niaga, manajemen dan koordinasi antar stakeholder guna mencapai sistem pertanian berkelanjutan yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat perdesaan.

Dalam diskusi sekitar 1 jam itu, Fuad Hadi didampingi anggota DPRA terpilih Tarmizi, Pemerintahan Desa Pasi Aceh, Saifuddin Sal, sedangkan dari TNI dihadiri Kasrem 012 Teuku Umar, Letkol Inf Yudiono dan Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol Kav Nurul Diyanto. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved