Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Ton Lebih Kayu Ilegal di Lokasi Proyek PLTMH Lawe Sikap

Polres Aceh Tenggara, Rabu (12/6/2019) siang, mengamankan dua ton lebih kayu diduga akibat ilegal loging atau perusakan hutan di lokasi proyek PLTMH..

Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Ton Lebih Kayu Ilegal di Lokasi Proyek PLTMH Lawe Sikap
For Serambinews.com
Personel Polres Aceh Tenggara mengamankan dua ton lebih kayu ilegal di lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap, Aceh Tenggara, Rabu (12/6/2019). Kayu itu diduga digunakan untuk proyek PLTMH Lawe Sikap.  

Polres Agara Amankan Dua Ton Lebih Kayu Ilegal Loging di Lokasi Proyek PLTMH Lawe Sikap 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE- Polres Aceh Tenggara, Rabu (12/6/2019) siang, mengamankan dua ton lebih kayu diduga akibat ilegal loging atau perusakan hutan di lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Lawe Sikap

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Ekosahputro SIK didampingi Kanit Idik III Tipiter, Ipda Djuliar Yousnaidi, kepada Serambinews.com, Kamis (13/6/2019) mengatakan, mereka melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan  sesuai undang - undang RI nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan di lokasi pembangunan PLTMH Lawe Sikap Desa Batu Mbulan I Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara.

 
Menurut dia, barang bukti diamankan sebanyak 24 batang kayu hutan jenis sembarangan ukuran 2x2 meter, sebanyak 110 batang kayu ukuran 2x3 meter, sebanyak 11 batang kayu ukuran 2x4 meter, sebanyak empat batang kayu ukuran 3x3 meter, dan 14 lembar kayu sembarangan jenis papan dan di lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap masih ada empat batang kayu baloktim yang akan dipergunakan untuk proyek PLTMH Lawe Sikap serta banyak kayu yang sudah terpasang pada bangunan bendungan proyek PLTMH Lawe Sikap

Terkait hal itu, Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh, Muhammad Nur SH, memberikan apresiasi kepada penyidik Polres Aceh Tenggara yang telah berhasil mengamankan kayu yang diduga akibat praktek ilegal loging. Temuan kayu tersebut harus diusut tuntas siapakah oknum aktor dibalik pemasok kayu atau penjualan kayu ilegal loging ke pihak PLTMH Lawe Sikap.

Polisi menduga dengan mulusnya aksi ini pasti ada oknum-oknum yang terindikasi bermain di lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap, apalagi informasi di lokasi itu ada aparat keamanan yang bebas keluarga masuk mengawasi lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap. Tetapi, kayu bebas ditumbang.

Buktinya, polisi Polres Agara telah berhasil menemukan kayu olahan (ilegal loging) tersebut di lokasi pembangunan proyek PLTMH Lawe Sikap

Seperti diberitakan sebelumnya, Walhi Aceh, mendesak aparat kepolisian Polres Aceh Tenggara untuk melakukan penyelidikan atas dugaan praktek ilegal loging atau perambahan hutan di sekitar area pembangunan PLTMH Lawe sikap, Aceh Tenggara yang berpotensi terjadinya banjir bandang di daerah itu. Hal itu diutarakan, Direktur Walhi Aceh, M Nur SH kepada Serambinews, Senin (10/6/2019).

Baca: Muhammad Nazar, Ingatkan Konflik Aceh tak Pernah Sepi dari Susupan Lawan

Baca: Bupati Aceh Timur Lantik Iskandar Sebagai Direktur PDAM Tirta Peusada

Baca: Badrodin Haiti Dulu Jadi Kapolri, Sekarang Jabatannya Bos BUMN Bergaji Fantastis

Kata dia, sudah semestinya aparat penegak hukum membongkar semua pelaku praktek ilegal loging di Agara. Namun hingga saat ini, sepertinya tidak ada upaya yang dilakukan oleh kepolisian, artinya ilegal loging di kawasan Lawe Sikap masih marak terjadi dan ini juga pernah pernyataan anggota Komisi IV DPR RI, M Salim Fakhry yang meminta kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan ilegal loging yang disinyalir melibatkan pihak perusahaan yang berdalih pembangunan proyek PLTMH Lawe Sikap di Agara.

Berdasarkan catatan Walhi Aceh, selama tahun 2018 hingga tahun 2019, sudah tiga kali terjadi bencana banjir bandang di kawasan tersebut. Disinyalir, bencana tersebut terjadi akibat maraknya praktek ilegal loging. Untuk itu, penyelidikan terhadap perusahaan yang diduga telah melakukan ilegal loging juga harus dilakukan sampai tuntas dan bekerjasama dengan pihak Ditreskrimsus Polda Aceh.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved