Ini Jawaban PLN Terkait Kebakaran Rumah dan Kios di Aceh Utara

Manajer ULP PLN Gandapura, Isra Febrianti, membantah kalau kebakaran dua unit rumah dan satu kios di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu Aceh Utara.

Ini Jawaban PLN Terkait Kebakaran Rumah dan Kios di Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kebakaran di Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Jumat (14/6/2019). 

Ini Jawaban PLN Terkait Kebakaran Rumah dan Kios di Aceh Utara 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Manajer ULP PLN Gandapura, Isra Febrianti, membantah kalau kebakaran dua unit rumah dan satu kios di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu Aceh Utara, pada Jumat (14/6/2019) adalah akibat percikan api dari travo pihaknya yang ada di dalam perkarangan rumah korban.

Karena menurutnya, saat terjadi kebakaran, posisi travo dalam kondisi aman. "Kita telah investigasi ke lapangan, travo kita dalam kondisi baik, tidak ada bekas percikan api. Makanya kita pastikan kalau duluan rumah yang terbakar. Setelah itu api baru membakar kabel bagian bawah di travo yang membuat listrik pun langsung padam. Jadi tidak benar bila kebakaran akibat percikan api dari travo PLN," jelasnya.

Terkait permohonan warga untuk dipindahkan travo di dalam perkarangan Jamilah, diakui Isra memang ada sekitar satu tahun lalu. Tapi hanya terkait posisi travo.

"Awalnya posisi pintu travo menghadap ke rumah pelanggan membuat mereka khawatir. Sehingga sudah kita ubah, sekarang pintu travo sudah menghadap ke jalan," pungkasnya.

Sebelumnya, dua unit rumah dan satu kios milik janda Jamilah (60) di Desa Tanoh Anoe, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Jumat (14/6/2019) sekitar pukul 03.00 WIB ludes terbakar. Pihak aparatur gampong setempat menduga kuat kalau kebakaran akibat percikan api dari travo PLN yang meledak. Sedangkan travo tersebut berada di dalam perkarangan rumah Jamilah..

Keuchik Tanoh Anoe, Amiruddin Ismail, menyebutkan, pada malam kejadian, sebut Amiruddin, warga mendengar suara ledakan keras dari travo yang terletak di dalam perkarangan rumah Jamilah.

Baca: Dampak Angin Kencang, Pohon Tumbang di Pasar Sibreh

Baca: Kebakaran Rumah dan Kios di Aceh Utara, Warga Duga Akibat Percikan Api Travo PLN

Baca: Tersangka Penembakan Masjid di Selandia Baru Menolak Semua Tuduhan, Nyatakan Diri Tidak Bersalah

"Tetangganya sempat melihat percikan api dari travo yang meledak tersebut yang jatuh ke atap rumbia kios Jamilah. Sehingga api pun membakar bagian atap kios," katanya.

Disambung itu, dia mengaku, travo PLN di lokasi tersebut memang sering meledak.

"Saya sudah setahun menjabat sebaga keuchik, telah terjadi ledakan beberapa kali, sehingga sudah diajukan pindah, tapi tidak dipenuhi," katanya.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved