Kasus Gadai Istri di Luamjang, Hori Bilang Uang Gadai untuk Usaha, Ternyata untuk Judi

Ternyata Hori salah membunuh orang, ia mengira Toha adalah Hartono yang tidak mau mengembalikan istrinya yang digadaikan.

Kasus Gadai Istri di Luamjang, Hori Bilang Uang Gadai untuk Usaha, Ternyata untuk Judi
ISTIMEWA/FACEBOOK/TRIBUNJATIM.COM
Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, sedang berbicara dengan tersangka pembunuhan, Hori, Jnu 2019. 

SERAMBINEWS.COM, LUMAJANG - Polres Lumajang terus mendalami kasus gadai istri berujung pembunuhan salah sasaran.

Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, menyampaikan informasi terbaru kepada TribunJatim.com tentang sosok Hori yang tega menggadaikan istrinya, R (35) senilai Rp 250 juta kepada Hartono (40), warga Desa Sombo, Kecamatan Gucialit, Lumajang.

Hori, warga Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, diberitakan membunuh Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam.

Ternyata Hori salah membunuh orang, ia mengira Toha adalah Hartono yang tidak mau mengembalikan istrinya yang digadaikan.

Bahkan diketahui kemudian bahwa antara Hori dan Toha masih terikat hubungan persaudaraan.

Baca: Pria Lumajang Gadaikan Istri Rp 250 Juta, Tak Bisa Tebus Hingga Salah Bunuh Orang

Baca: Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta Hingga Berujung Pembunuhan, Ini 5 Faktanya

Sebelumnya, AKBP M Arsal Sahban menyebut kasus ini menggambarkan telah terjadi degradasi moral karena seorang suami tega menggadaikan istrinya demi uang Rp 250 juta.

AKBP M Arsal Sahban kepada Tribunjatim.com, Jumat (14/6/2019) mengatakan, untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, pihaknya akan memanggil semua pihak terkait, terutama Hartono dan R.

Dari keduanya polisi diharapkan mendapatkan banyak informasi terutama soal transaksi penggadaian istri Hori senilai Rp 250 juta itu.

AKBP M Arsal Sahban juga mengatakan, pihaknya juga akan mendalami soal sosok Hori yang sebenarnya.

AKBP M Arsal Sahban mengungkapkan informasi yang didapatnya dari lapangan bahwa Hori bukan pria yang bagus perangainya.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved