Kesehatan, Dosen, Karyawan, dan Perbengkelan Jadi Sektor Paling Besar Peluang Kerja di Timur Tengah

Putra Aceh Dosen King Abdul Aziz University Jeddah, Muhammad Subhan Ishak ST MSc PhD menyampaikan banyak lowongan kerja (loker) di negara-negara....

Kesehatan, Dosen, Karyawan, dan Perbengkelan Jadi Sektor Paling Besar Peluang Kerja di Timur Tengah
For Serambinews.com
Peserta antusias mengikuti dialog bertema Peluang dan Tantangan Kerja di Timur Tengah, di Bappeda Aceh, Jumat (14/6/2019). 

Kesehatan, Dosen, Karyawan, dan Perbengkelan Jadi Sektor yang Paling Besar Peluang Kerja di Timur Tengah

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Putra Aceh Dosen King Abdul Aziz University Jeddah, Muhammad Subhan Ishak ST MSc PhD menyampaikan banyak lowongan kerja (loker) di negara-negara Timur Tengah yang terbuka lebar, pada semua bidang baik itu yang membutuhkan keahlian maupun tidak. 

Sektor yang paling besar peluang kerjanya yaitu bidang kesehatan, dosen, karyawan perusahaan migas, dan jasa perbengkelan.

"Sekitar 80 persen lowongan kerja di sektor-sektor tertentu diisi oleh warga asing, dan India paling mendominasi di semua sektor," katanya saat menjadi pembicara utama dalam dialog bertema "Peluang dan Tantangan Kerja di Timur Tengah", yang berlangsung di Bappeda Aceh, Jumat (14/6/2019).

Subhan menambahkan orang Aceh perlu hijrah ke Saudi Arabia, terutama ke Mekkah. Sebab dua abad yang lalu warga Aceh pernah menjadi bangsa yang berpengaruh di Mekkah. 

Maka Aceh perlu membentuk agen khusus rekrutmen tenaga kerja guna memudahkan orang Aceh bekerja di sana. 

"Selain melalui agen, kita juga dapat bergabung dalam group expatriat di dunia maya guna mendapatkan informasi lowongan kerja," ujar alumnus Fakultas Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh ini.

Sementara gaji di Saudi Arabia, sebut Subhan, sangat baik dan memadai. Di sektor perminyakan bisa mencapai Rp 200- Rp 250 juta/bulan, di sektor kasar seperti penjaga taman di rumah sekitar Rp 7,5 juta ditambah insentif sewa rumah, tiket mudik cuti sekeluarga, askes, izin naik haji, umrah, dan lainnya.

Selain itu, juga ada jatah cuti 60 hari per tahun dan gaji tetap berjalan. Apabila tidak mau ambil cuti, maka gaji akan digandakan dua kali lipat dari bulan lain. 

Baca: Ini Jawaban PLN Terkait Kebakaran Rumah dan Kios di Aceh Utara

Baca: Dampak Angin Kencang, Pohon Tumbang di Pasar Sibreh

Baca: Kebakaran Rumah dan Kios di Aceh Utara, Warga Duga Akibat Percikan Api Travo PLN

Untuk bisa bekerja di negara-negara Timur Tengah, ia menyarankan agar pelamar mempersiapkan diri dengan keahlian tertentu. Dan yang sangat penting juga mempersiapkan curriculum vitae (CV) dengan sebaik-baiknya sehingga menarik orang lain.

Technical Assistant Bidang Publikasi Bappeda Aceh, Hasan Basri M Nur menambahkan sebelum bekerja di luar negeri maka calon pekerja harus memiliki skill sertifikat. Misalnya, ahli bengkel, ahli kebidanan, dan lainnya. 

Serta menguasai bahasa inggris dan bahasa arab pasar. Kemudian daftar melalui agen resmi atau langsung cari kontak di perusahaan tersebut. (*)

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved