Pertamina Kembali Tambah Jatah BBM Buat Aceh, Premium Sampai 28 Persen  

Sehingga Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menambahkan jatah BBM jenis bensin/premium untuk Aceh, penambahannnya mencapai 28 persen

Pertamina Kembali Tambah Jatah BBM Buat Aceh, Premium Sampai 28 Persen   
SERAMBINEW.COM/TAUFIK ZASS
Kondisi di SPBU Labuhanhaji, Aceh Selatan pascahabisnya stok permium dan solar, Senin (3/6/2019). 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama arus balik Lebaran 1440 H, konsumsi BBM di Aceh kembali meningkat.

Sehingga Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I kembali menambahkan jatah BBM jenis bensin/premium untuk Aceh, penambahannnya mencapai 28 persen. 

Sebaliknya, bahan bakar diesel utamanya Biosolar, masih mengalami penurunan sebesar 40 persen.

"Pertamax dan Dexlite menjadi bahan bakar pilihan pemudik selama periode 1 hingga 11 Juni. Penggunaan keduanya oleh konsumen melonjak 74 dan 75 persen, ketimbang konsumsi normal," ucap Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo.

Konsumen menggunakan Pertamax sejumlah 353 ribu liter per hari selama periode arus balik.

Penyaluran Premium, lanjut Roby, juga turut mencatat peningkatan sebesar 19 persen.

Meski persentasenya tak sebesar Pertamax, namun volumenya lebih banyak, mencapai 593 ribu liter per hari. Selama 6 hingga 11 Juni, total sekumlah 3,5 juta liter Premium telah disalurkan.

Sedangkan konsumen dengan kendaraan berbahan bakar diesel mengkonsumsi Dexlite sebanyak hampir 11 ribu liter per hari.

Sebaliknya, konsumsi Biosolar turun ke angka 584 ribu liter per hari, dibandingkan rerata normal 981 ribu liter per hari. Penurunan ini diakibatkan pembatasan kendaraan berat sebelum dan sesudah Lebaran.

Baca: Pertamina Tambah Elpiji Subsidi untuk Aceh

Baca: Pertamina Tambah Pasokan Elpiji di Aceh, Pangkalan Diminta tak Jual ke Pengecer

Baca: Pertamina Tambah 8.400 Tabung Elpiji 3 Kg Selama Ramadhan

Peningkatan konsumsi BBM di periode arus balik ini juga meningkat dibandingkan periode arus mudik. Selama 1 sampai 5 Juni, bahan bakar bensin tercatat naik 14 persen. Sedangkan bahan bakar diesel turun 47 persen.

"Peningkatan konsumsi yang terjadi sudah kami prediksi sebelumnya. Sehingga Pertamina sudah menyiapkan stok yang mencukupi di TBBM," kata Roby.

Katanya, saat ini, stok di TBBM mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan.

Sementara itu, konsumsi avtur di Aceh masih menunjukkan penurunan dibanding konsumsi normal.

Selama periode arus mudik dan arus balik 1 hingga 11 Juni, konsumsinya turun 74 persen dibanding normal. Kenaikan konsumsi sempat terjadi pada 7 Juni 2019 sebesar 10 persen. Namun secara keseluruhan, konsumsi avtur masih di bawah rata-rata konsumsi normal. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved