Reunian di Penginapan, 7 Pasangan Tak Sah Diciduk Satpol PP

Hasilnya tujuh pasangan tidak resmi diciduk petugas gabungan di Kulonprogo dari penginapan di wilayah Pantai Glagah, Rabu (13/6/2019).

Reunian di Penginapan, 7 Pasangan Tak Sah Diciduk Satpol PP
Tribun Jogja/Singgih Wahyu
Satpol PP dan Polres Kulonprogo mengamankan tujuh pasangan tak resmi yang ketahuan ngamar di penginapan kawasan Pantai Glagah, Rabu (13/6/2019). TRIBUN JOGJA/SINGGIH WAHYU 

"Saya kan nggak salah pak, kan bukan buron," ujarnya berkilah saat petugas meminta dia dan pasanganya naik ke truk Satpol PP.

Baca: Pakar Hukum: Klarifikasi Mualem tak Perlu Diperpanjang

Baca: VIDEO - Eksekusi Cambuk di Pidie, Satu Terpidana Zina Tidak Dicambuk Karena Masih di Bawah Umur

Sumantri, Kepala seksi penegakan dan penyidikan, di bidang penegakan perundangan Satpol PP DIY mengatakan operasi kali ini adalah implementasi dari Surat Edaran Gubernur no 6/se/4/2019 di mana Satpol PP sebagian penegak perda diamanatkan untuk menertibkan tempat hiburan, kos ekslusif dan hotel saat Ramadan.

Satpol PP dan Polres Kulonprogo mengamankan tujuh pasangan tak resmi. TRIBUN JOGJA/SINGGIH WAHYU

"Menurut laporan masyarakat ada indikasi yang dipergunakan tidak semestinya. Misal transaksi online, atau tempat mesum pasangan tidak resmi," jelasnya.

Kali ini personel Satpol PP menyasar kosan dan penginapan di Kecamatan Depok. Satu per satu kamar diketuk untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan.

Jika kedapatan dalam satu kamar ada pasangan tak resmi, petugas lantas menggelandang mereka untuk dilanjutkan pemeriksaan ke kantor Satpol PP DIY.

"Ada enam pasang bukan suami istri yang kami amankan, bahkan di dalam satu kamar tadi juga digunakan untuk dua pasang," bebernya.

"Juga ditemukan alat kontrasepsi baik yang masih utuh ataupun sudah terpakai. Temuan ini akan kami gunakan sebagai barang bukti," imbuhnya.

Ia menyebutkan, pasangan tak resmi ini nanti akan diperiksa dan dibuatkan BAP ke arah penyidikan.

Jika terbukti bersalah maka pihak Satpol PP akan menyidangkan mereka dengan berpegangan pada Perda 18 th 1954 dengan ancaman hukuman 1 bulan atau denda Rp 1 juta.

"Harapan kami, di bulan Ramadan ini dapat digunakan umat Islam untuk menjalankan puasa sesuai kewajiban dan hati nuraninya. Selain itu kita juga harus saling toleransi dan menjaga suasana tertib dan kondusif," ujarnya mengakhiri.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 7 Pasangan Tak Sah Reunian di Penginapan Diciduk Satpol PP

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved