Situasi di Teluk Oman Memanas, Presiden Iran: Amerika Serikat Ancaman Serius bagi Stabilitas Dunia

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Amerika Serikat (As) telah memberikan ancaman bagi stabilitas dunia di tengah situasi memanas di Teluk.

Situasi di Teluk Oman Memanas, Presiden Iran: Amerika Serikat Ancaman Serius bagi Stabilitas Dunia
AFP /IRANIAN PRESIDENCY/HO/NICHOLAS KAMM
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani 

SERAMBINEWS.COM, BISHKEK - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Amerika Serikat (As) telah memberikan ancaman bagi stabilitas dunia di tengah situasi memanas di Teluk.

Dalam komentarnya yang sudah diterjemahkan, Rouhani menuturkan selama dua tahun terakhir, AS sudah melanggar tatanan maupun peraturan internasional.

"AS menggunakan kemampuannya di bidang ekonomi, finansial, maupun militer untuk melakukan pendekatan agresif dan menjadi ancaman serius bagi stabilitas regional dan dunia," ujarnya.

Rouhani mengatakanya dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Shanghai di Bishkek, Kyrgyzstan.

Aliansi keamanan Eurasia yang meliputi China, India, dan Rusia.

Dilansir AFP Jumat (14/6/2019), presiden yang berkuasa sejak Agustus 2013 itu mengkritik keputusan Washington yang keluar dari perjanjian nuklir 2015.

Rouhani menjelaskan, AS memaksa negara maupun pihak lain untuk melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB tentang normalisasi perdagangan dengan Teheran.

Dia pun menyerukan kepada pihak-pihak terkait untuk "menjalankan kewajiban mereka secepat mungkin" sehingga Iran bisa membangun kepentingan ekonominya.

Sementara itu, Rouhani tidak menyebut situasi di Teluk Oman di mana AS menyalahkan mereka sebagai pelaku serangan terhadap dua kapal tanker yang terjadi Kamis (13/6/2019).

Sebuah foto yang diperoleh dari kantor berita Iran, ISNA, menunjukkan kondisi kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang terbakar di perairan Teluk Oman, diduga akibat serangan torpedo, Kamis (13/6/2019). (AFP PHOTO / ISNA)
Sebuah foto yang diperoleh dari kantor berita Iran, ISNA, menunjukkan kondisi kapal tanker Front Altair milik Norwegia yang terbakar di perairan Teluk Oman, diduga akibat serangan torpedo, Kamis (13/6/2019). (AFP PHOTO / ISNA) (AFP PHOTO / ISNA)

Sebelumnya, Militer Amerika Serikat merilis video yang berisi bukti bahwa Iran bertanggung jawab dalam insiden serangan terhadap kapal tanker di Teluk Oman.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved