Terkait Temuan Dua Ton Lebih Kayu di Lokasi Proyek PLTMH Lawe Sikap, Polisi akan Periksa Dua Saksi

Pemeriksaan mereka lakukan pada Senin (17/6/2019) terkait dengan temuan kayu ilegal loging di lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap.

Terkait Temuan Dua Ton Lebih Kayu di Lokasi Proyek  PLTMH Lawe Sikap, Polisi akan Periksa Dua Saksi
For Serambinews.com
Personel Polres Aceh Tenggara mengamankan dua ton lebih kayu ilegal di lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap, Aceh Tenggara, Rabu (12/6/2019). Kayu itu diduga digunakan untuk proyek PLTMH Lawe Sikap.  

Jadi, Walhi Aceh,  mendesak Kapolda Aceh melalui Ditremkrimsus Polda Aceh untuk dapat mengawal kasus tersebut sampai ke meja hijau agar publik tidak timbul berbagai asumsi," ujar Direktur Walhi Aceh, M Nur SH. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Aceh Tenggara, Rabu (12/6/2019) siang, mengamankan dua ton lebih kayu diduga akibat ilegal loging atau perusakan hutan di lokasi proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Lawe Sikap. 

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rahmad Hardeny Yanto Ekosahputro SIK didampingi Kanit Idik III Tipiter, Ipda Djuliar Yousnaidi, kepada Serambinews.com, Kamis (13/6) mengatakan, mereka melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan  sesuai undang - undang RI nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan di lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga hidro mikro hidro (PLTMH) Lawe Sikap Desa Batu Mbulan I Kecamatan Babussalam Agara. 

Kata dia, saat dilakukan penyelidikan di lokasi PLTMH Lawe Sikap ditemukan kayu hutan yang diduga dari hasil penebangan liar oleh orang yang tidak bertanggung jawab (Lidik) dan selanjutnya dilakukan interogasi terhadap petugas Satpam PLTMH Lawe Sikap diperoleh keterangan bahwa kayu hutan hasil penebangan liar tersebut dipergunakan untuk kebutuhan pembangunan PLTMH Lawe Sikap.

Menurut dia, 24 batang kayu hutan jenis sembarangan ukuran 2x2, sebanyak 110 batang kayu ukuran 2x3, sebanyak 11 batang kayu ukuran 2x4, sebanyak empat batang kayu ukuran 3x3, dan 14 lembar kayu sembarangan jenis papan dan di lokasi proyek PLTMH Lawe Sikap masih ada empat batang kayu baloktim yang akan dipergunakan untuk proyek PLTMH Lawe Sikap serta banyak kayu yang sudah terpasang pada bangunan bendungan proyek PLTMH Lawe Sikap.

Kini polisi telah mengamankan barang bukti di Polres Agara. (*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved