Unsyiah Selenggarakan Olimpiade Kebumian

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan menyelenggarakan Geology Olympic’s Day (Gold) 2019

Unsyiah Selenggarakan Olimpiade Kebumian
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Panitia Geology Olympic's Day (GOLD) 2019 saat bertemu dengan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (13/6/2019) di Balai Kota Banda Aceh.         

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan menyelenggarakan Geology Olympic’s Day (Gold) 2019 yang akan berlagsung 14-20 Oktober mendatang. Olimpiade kebumian itu digagas Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) Unsyiah.

Kegiatan itu rencananya akan dihadiri peserta dari luar negeri. Adapun agenda utamanya yakni olimpiade kebumian, seminar nasional, geo-wisata, dan lomba fotografi. Untuk kesuksesan kegiatan tersebut, panitia penyelenggara yang dipimpin Ketua Panitia Gold 2019, Imam Huzaibi, melakukan audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, di Pendopo Wali Kota, Kamis (13/6).

Wali Kota menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Olimpiade Kebumian tersebut. Aminullah menyambut baik dan siap mendukung acara yang sangat bermanfaat ini dan tentu akan berdampak positif bagi Banda Aceh.

Menurutnya, setiap pergelaran even besar yang melibatkan banyak pihak akan memberi multiplier effect bagi Banda Aceh. “Semakin banyak tamu yang datang, maka sektor-sektor usaha akan hidup yang pada akhirnya berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat,” terang Wali Kota.

Karena itu Aminullah mengingatkan panitia penyelenggara agar juga mempromosikan potensi Banda Aceh kepada para peserta mulai dari destinasi wisatanya, kuliner, kopi, hingga kegiatan keagamaan seperti zikir dan tausyiah yang rutin digekar di setiap penjuru kota. “Berikan pula pelayanan terbaik kepada tamu kita dari luar daerah maupun luar negeri,” pesan Wali Kota.

Sementara Ketua Panitia Gold 2019, Imam Huzaibi menjekaskan, Olimpiade Kebumian yang digelar pihaknya diperuntukkan bagi siswa SMA/sederajat. “Tujuannya untuk memperkenalkan jurusan geologi bagi adik-adik calon mahasiswa, dan juga sosilisasi sumber daya alam kepada masyarakat.”

Kemudian pada seminar nasional bertema energi terbarukan, pihaknya akan menghadirkan pemateri nasional dengan jumlah peserta 150 orang. “Sementara geo-wisata akan dipusatkan di Banda Aceh dan Aceh Jaya yang rencananya akan ikut dihadiri rekan-rekan mahasiswa dari Malaysia,” katanya.

Sedangkan untuk lomba fotografi mengusung tema alam Aceh dan wisata yang berhubungan dengan aspek lingkungan. “Kami berharap lomba ini dapat menjadi salah satu wadah untuk mempromosikan potensi Aceh dan Banda Aceh pada khususnya,” katanya.(aji)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved