Aturan Baru PPDB 2019 untuk Diterima di Sekolah Baru, Bukan Lagi Rapor dan Nilai UN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menandatangani aturan baru terkait penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 31 Desember 2018 lalu.

Aturan Baru PPDB 2019 untuk Diterima di Sekolah Baru, Bukan Lagi Rapor dan Nilai UN
kompas.com
Bukan Lagi Rapor dan Nilai UN yang Jadi Syarat Siswa Diterima di Sekolah Baru, Simak Aturan Baru PPDB 2019! 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menandatangani aturan baru terkait penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada 31 Desember 2018 lalu.

Aturan beru tersebut berdasarkan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018.

Di mana Permendikbud ini menggantikan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK yang dinilai tidak sesuai lagi dengan perkembangan kebutuhan layanan pendidikan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian setiap orangtua dan calon siswa adalah jalur pendaftaran PPDB yaitu zonasi.

Beberapa tahun lalu, calon siswa berhak memilih mau sekolah di mana. Caranya mendaftar dan ikut tes di sekolah tersebut.

Baca: Ketua Kadin: Pembangunan Aceh Selatan Harus Sesuai Potensi Wilayah

Baca: Polri Adakan Patroli Cyber ke Grup-grup WA Guna Halau Hoax, Jangan Sebar Konten Sembarangan!

Lalu aturan berubah berdasarkan nilai UN. Semakin tinggi nilai UN, semakin besar peluang siswa tersebut masuk ke sekolah yang dia inginkan.

Kini, aturan baru adalah berdasarkan zonasi.

Apa itu jalur zonasi?

Jalur zonasi sebagaimana dimaksud, menurut Permendikbud ini, paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) dari daya tampung Sekolah.

Di mana syaratnya adalah jarak dari rumah ke sekolah, bukan nilai rapor dan ujian nasional.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved