PAD Banda Aceh Sebesar Rp 246 M

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Jumat (14/6), menyerahkan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Laporan

PAD Banda Aceh Sebesar Rp 246 M
IST
WALI Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyerahkan Raqan tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK 2018 kepada Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Heri Julius, di ruang sidang utama gedung dewan setempat, Jumat (14/6). 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Jumat (14/6), menyerahkan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK 2018 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh.

Dokumen Raqan tersebut diserahkan secara resmi oleh Wali Kota kepada Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Heri Julius pada sidang paripurna DPRK Banda Aceh, di ruang sidang utama gedung dewan setempat.

Dalam Raqan pertanggungjawaban itu diketahui jika pada 2018, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp 246,2 miliar. “PAD ini bersumber dari penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah dari BLUD, serta pendapatan dari zakat,” kata Aminullah.

Adapun Pendapatan Daerah dari yang direncanakan dalam APBK pada 2018 sebesar Rp 1,217 triliun. Namun realisasinya sampai dengan 31 Desember 2018 sebesar Rp 1,135 triliun. Sehingga pencapaian pendapatan Banda Aceh tahun lalu mencapai 3,27 persen yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah.

Dalam sambutannya, Aminullah mengatakan, draf Raqan diserahkan pihaknya kepada legislatif itu memuat laporan keuangan yang telah diaudit oleh BPK-RI selama dua bulan lamanya. Laporan keuangan dimaksud, jelasnya, disusun berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai dan disajikan sesuai dengan format sebagaimana yang dinyatakan dalam Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

“Ini menjadi salah satu sarana evaluasi terhadap pencapaian kinerja dan tanggung jawab Pemko Banda Aceh atas transaksi-transaksi dari Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah terhitung 01 Januari sampai 31 Desember 2018,” katanya.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved