Tiga Calon Investor Mundur Karena Isu Referendum di Aceh? Azhari Cagee: Itu Mengada-ada

Saya malah curiga ada upaya untuk membenturkan isu referendum dengan investasi dan kerugian ekonomi

Tiga Calon Investor Mundur Karena Isu Referendum di Aceh? Azhari Cagee: Itu Mengada-ada
IST
Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cagee 

Tiga Calon Investor Mundur Karena Isu Referendum di Aceh? Azhari Cagee: Itu Mengada-ada

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cagee menanggapi isu adanya calon investor yang katanya mundur atau batal berinvestasi setelah mencuatnya wacana referendum di Aceh.

"Saya rasa isu itu mengada-ada. Kalau benar ada investor kenapa dulu tidak pernah kita dengar proses dan pogresnya seperti apa. Kenapa setelah isu referendum, baru muncul isu investor tak jadi," kata Azhari saat dimintai tanggapannya, Sabtu (15/6/2019).

Politisi Partai Aceh (PA) itu dengan tegas meminta pihak-pihak untuk tidak menggoreng isu seolah-olah wacana referendum berimbas kepada sektor lainnya di Aceh.

Baca: Imbas Isu Referendum Aceh, Tiga Calon Investor Mundur

"Saya malah curiga ada upaya untuk membenturkan isu referendum dengan investasi dan kerugian ekonomi. Ini namanya pengalihan isu, saya rasa masyarakat Aceh sudah cerdas ini tujuannya ke mana," kata Azhari Cagee.

Dia mengatakan, kenapa harus takut datang ke Aceh?

"Aceh aman, keamanan terjamin, tidak ada kerusuhan yang terjadi setelah isu referendum dan semua masih dalam batas demokrasi dan kewajaran," katanya.

Jika memang benar informasi itu bahwa ada calon investor batal ke Aceh setelah adanya isu referendum, maka ini bisa dicek ke kabupaten yang akan mereka tuju. 

Baca: Tank Era Uni Soviet di Jalanan Kota Polandia, Ternyata Dikemudi Pria Mabuk

"Pastinya wali kotanya tahu, tapi ini biasa saja, nggak ada informasi apa-apa. Untuk melacak itu gampang tinggal kita cek saja badan perizinan Aceh kalau di sana saja tidak ada, berarti belum ada apa-apanya bagaimana dikatakan mundur," demikian Azhari Cagee

Sebelumnya diberitakan, tiga perusahaan internasional yang berencana investasi di Aceh meyatakan menunda programnya.

Katanya, isu referendum yang bergulir di Aceh, adalah penyebab mereka batal berinvestasi di Aceh.

Tiga perusahaan tersebut bergerak di bidang industri kelapa sawit, pembangunan bungker CPO di Sabang, dan industri pembuatan sabun dan deterjen di Banda Aceh. (*)

Baca: Polisi Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Rumah Hakim MK Saldi Isra di Padang

Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved