Bambang Widjojanto Yakin Putusan Mahkamah Agung akan Diskualifikasi Jokowi & Menangkan Prabowo-Sandi

“Sidang yang kedua nanti sudah pemberian jawaban yah dari termohon, pihak terkait dan Bawaslu,” ungkap Bambang Widjojanto.

Bambang Widjojanto Yakin Putusan Mahkamah Agung akan Diskualifikasi Jokowi & Menangkan Prabowo-Sandi
Youtube @macanidealis
Bambang Widjojanto dan Vasco Ruseimy Menyatakan Putusan Mahkamah Agung Ini Dapat Menangkan Prabowo Sandi, Jokowi Terdiskualifikasi 

SERAMBINEWS.COM - Wakil Direktur dan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Vasco Ruseimy kembali mengunggah sebuah video di channel YouTubenya Mancan Idealis.

Dalam video kali ini, Vasco Ruseimy masih mengajak rekannya Bambang Widjojanto selaku Ketua Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga untuk memberikan keterangan-keterangan yang berkaitan dengan persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Berawal dari Vasco Ruseimy yang menanyakan soal persidangan Mahkamah Konstitusi berikutnya setelah sidang pendahuluan yang dilaksanakan pada Jumat, (14/5/2019).

“Sidang yang kedua nanti sudah pemberian jawaban yah dari termohon, pihak terkait dan Bawaslu,” ungkap Bambang Widjojanto.

Lantas, Vasco Ruseimy memperjelas pernyataan dari Bambang Widjojanto.

Baca: 3 Ulah Setya Novanto Sejak Jadi Terdakwa Korupsi E-KTP, Dari Sel Palsu hingga Pelesiran Bereng Istri

Baca: 2 Bulan Tak Diberi Nafkah, Istri Sah Gerebek Suami Tidur dengan Janda di Kos

“Berarti dari KPU RI, dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf dan Bawaslu ya pak,” terang Vasco Ruseimy.

“Ada satu hal yang kuncian-kuncian yang kira-kira mereka ini ga bisa gerak lagi nih Pak misalnya?” tanya Vasco Ruseimy.

 “Secara resmi terdiri dalam permohonan yang tadi pagi dibacakan, kita menyatakan secara tegas, bahwa calon wakil presiden dari pihak 01 terbukti melanggar Pasal 227 huruf p Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu). Mengapa? Karena dia masih menjadi pejabat yang menjabat di BUMN dan rupanya tidak ada satu pernyataan yang menyangkal dia tidak menjabat lagi. Bahkan Pak Ma’ruf Amin tidak menyangkal beliau masih menjabat sebagai pejabat dari BUMN atau Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah.

Perdebatannya sekarang adalah apakah anak cabang dari BUMN itu perusahaan korporasi atau tetap disebut BUMN? Nah, sekarang sudah terjawab nih. Ternyata, ada putusan Mahkamah Agung No. 21 Tahun 2017 ini hasil dari judicial review yang menyatakan bahwa anak perusahaan itu juga disebut sebagai BUMN,” tegas Bambang Widjojanto.

Sontak Vasco Ruseimy kaget mendengar pernyataan Bambang Widjojanto.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved