Isu Adanya Ancaman yang Didapatkan oleh Satu di Antara Hakim MK, Ini Penjelasan Jubir MK

Fajar memberikan klarifikasi bahwa sebenarnya tak ada ancaman yang terjadi pada hakim MK hingga saat ini.

Isu Adanya Ancaman yang Didapatkan oleh Satu di Antara Hakim MK, Ini Penjelasan Jubir MK
(KOMPAS.com/Devina Halim)
Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan uji materi UU Pemilu, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (28/3/2019). 

SERAMBINEWS.COM - Juru Bicara Mahkamah Konstitusi, Fajar Laksono menjawab isu adanya ancaman kepada sembilan hakim MK yang tengah menangani kasus sengketa Pilpres 2019.

Hal ini diungkapkan Fajar saat menjadi narasumber di iNews tv, Sabtu (15/6/2019).

Fajar memberikan klarifikasi bahwa sebenarnya tak ada ancaman yang terjadi pada hakim MK hingga saat ini.

"Sebetulnya, harus dikatakan bahwa sejauh ini tidak ada ancaman apapun itu, berlebih kepada hakim konstitusi," ujar Fajar.

Lantas ia menuturkan awal mulanya isu adanya ancaman itu terjadi.

Disebutkannya, saat itu dalam materi gugatan, kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta perlindungan saksi dan hukum kubunya.

Baca: Papa Minta Saham hingga Drama Tiang Listrik, Najwa Shihab Beberkan Drama Setya Novanto

Baca: Detik-Detik Perampokan Toko Emas Senilai Rp 1,6 M Terekam CCTV, Pelaku Bawa Pistol

"Yang beredar kemarin sebetulnya, kemarin setelah MK menggelar persidangan itu pemohon menyampaikan perlunya perlindungan saksi dan ahli yang nanati akan dihadirkan oleh MK bergitu."

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) lalu memberikan keterangan pers.

"Di persidangan selesai, dinamikan itu ditangkap oleh LPSK), LPSK kemudian menerbitkan keterangan pers rilis yang intinya siap sekiranya diperlukan perlindungan saksi dan korban."

"Ketika ketua LPSK ditanya teman wartawan ada yang menanyakan apabila ada ancaman hakim MK bagaimana, lalu dijawab," ungkap Fajar.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved