Bea Cukai Meulaboh Gelar Operasi 'Gempur', Turunkan Peredaran Rokok Ilegal

Kantor Bea Dan Cukai Meulaboh, Senin (17/6/2019) mengelar operasi 'gempur' dalam rangka menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal di wilayah kerjanya.

Bea Cukai Meulaboh Gelar Operasi 'Gempur', Turunkan Peredaran Rokok Ilegal
For Serambinews.com
Pegawai Bea Cukai Meulaboh foto bersama setelah pembukaan operasi gempur di Bea Cukai setempat, Senin (17/6/2019).

Laporan Rizwan | Aceh Barat 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Kantor Bea Dan Cukai Meulaboh, Senin (17/6/2019) mengelar operasi 'gempur' dalam rangka menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal di wilayah kerjanya di barat selatan (Barsela) Aceh.

Kegiatan yang diselenggarakan serentak seluruh Indonesia mulai 17 Juni hingga 14 Juli 2019 mendatang ditandai dengan apel dipimpin Wawan Hermawan di Bea Cukai Meulaboh.

Wawan menjelaskan tujuan pelaksanaan operasi tersebut untuk meningkatkan kepatuhan pengusaha Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) dan menekan peredaran BKC HT ilegal.

Sehingga memberikan situasi kondusif terhadap peredaran BKC HT yang telah memenuhi ketentuan di bidang cukai dan diharapkan berimplikasi pada kenaikan penerimaan di bidang cukai.

Ia menyampaikan untuk berhati-hati dan tetap waspada kepada tim yang akan melaksanakan operasi, serta mengutamakan keselamatan kepada tim yang bertugas.

Baca: Polresta Banda Aceh Sita 48 Slop Rokok Ilegal dan Tangkap Tiga Pria

Baca: Polres Abdya Amankan Ribuan Bungkus Rokok Ilegal dari Satu Rumah di Kawasan Susoh

Baca: Pasutri Kasus Rokok Ilegal Masih Dirawat

"Pelaksanaan operasi gempur rokok ilegal Bea Cukai Meulaboh secara umum dilaksanakan untuk melakukan pengawasan dan memberikan edukasi sosialisasi kepada para pelaku usaha di bidang cukai baik penjual eceran maupun pemilik warung serta kepada masyarakat secara umum terkait cukai dan cara mengenali pita cukai yang salah di seluruh wilayah pengawasan kita,' ujarnya.

Operasi ini dilakukan Bea Cukai Meulaboh meliputi wilayah Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Simeulue, dan Subulussalam.

"Sepanjang 2019 Bea Cukai Meulaboh telah mendapati 2 kasus yang telah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan (P21) dan telah melakukan penindakan sebanyak 4.386.800 batang rokok ilegal. Melalui operasi ini menjadi imbauan kepada masyarakat di seluruh wilayah pengawasan Bea Cukai Meulaboh serta menambah edukasi dan sosialisasi tentang aturan cukai," ungkapnya. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved