Hari Ini, KPK Periksa Rektor UIN Ar-Raniry

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata juga memanggil Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Warul Walidin Ak MA

Hari Ini, KPK Periksa Rektor UIN Ar-Raniry
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
FEBRI DIANSYAH,Jubir KPK 

* Sebagai Saksi Kasus Romi

BANDA ACEH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata juga memanggil Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Warul Walidin Ak MA sebagai saksi dalam kasus suap dengan tersangka Ketua Umum PPP, Muchammad Romahurmuziy alias Romi. Prof Warul akan diperiksa KPK hari ini di Gedung KPK, Jakarta.

Informasi tersebut diketahui Serambi dari salah seorang civitas akademika UIN Ar-Raniry, Minggu (16/6) sore, tapi yang bersangkutan tak bersedia namanya disebutkan. Dia mengatakan, Profesor Warul akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut. “Ini akurat informasinya, Prof Warul dipanggil KPK juga, besok (hari ini -red) beliau diperiksa,” kata sumber terpercaya tersebut.

Serambi kemudian melacak kebenaran informasi itu kepada sumber-sumber terpercaya lainnya, ternyata sejumlah kalangan juga mendengar kabar tersebut. Lalu, sekira pukul 17.00 WIB kemarin Serambi mengonfirmasi hal itu kepada Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah. Febri yang dikonfirmasi membenarkan bahwa Prof Warul Walidin dipanggil sebagai saksi dalam kasus suap Romahurmuziy.

“Prof Dr Warul Walidin diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Romahurmuziy. Akan diperiksa Senin besok (hari ini-red ),” tulis Febri Diansyah singkat, membalas pesan yang dilayangkan Serambi.

Serambi juga mencoba mengonfirmasi hal itu kepada Prof Warul Walidin. Namun, hingga berita ini diturunkan tadi malam Serambi tak terhubung dengan Prof Warul Walidin. Dua nomor handphone Prof Warul yang tersimpan dalam list kontak litbang Serambi, tidak aktif. Satu nomor sempat aktif saat dihubungi pada pukul 20.50 WIB, tapi tidak ada yang mengangkatnya.

Saat ditelepon lagi pada pukul 21.40 WIB, nomor itu sudah tidak aktif. Serambi kemudian menghubungi Kepala Bagian Kerja Sama, Kelembagaan, dan Kehumasan UIN Ar-Raniry, Said Farzah, tapi ia meminta Serambi untuk mengonfirmasi hal itu kepada Kasubbag Humas UIN Ar-Raniry, pejabat setingkat di bawahnya.

“Coba hubungi Pak Kasubbag saja ya, Pak Nazar, sama beliau saja,” katanya.

Kasubbag Humas UIN Ar-Raniry yang dihubungi Serambi mengatakan, pihaknya benar-benar tidak mengetahui informasi itu. “Kami tidak tahu karena tidak ada informasi pada kami. Termasuk yang Pak Farid beberapa hari lalu, kami juga tidak tahu persis betul atau tidak, karena kami juga mengetahui itu dari orang lain,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan rektor UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA juga dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus rasuah Ketum PPP, Romahurmuziy. Dalam surat pemanggilan yang menyebar luas itu, Farid Wajdi diperiksa pada 18 Juni atau Selasa besok.

Dilansir dari Kompas.com, KPK memang akan memanggil sejumlah calon rektor beberapa Universitas Islam Negeri (UIN) di daerah. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan ketua umum PPP, Romahurmuziy.

“Dalam bulan Juni ini kami berencana melakukan pemeriksaan untuk sejumlah calon rektor Universitas Islam Negeri di beberapa daerah, surat sudah kami sampaikan,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (14/6). (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved