PN Jaksel Gelar Sidang Praperadilan Kasus di Perusahaan Gas Negara, Pemohon Minta Kasus Dilanjutkan

Sidang itu beragendakan pembacaan permohonan praperadilan dengan hakim tunggal, Djoko Indiarto SH MH.

PN Jaksel Gelar Sidang Praperadilan Kasus di Perusahaan Gas Negara, Pemohon Minta Kasus Dilanjutkan
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Safaruddin SH saat mempraperadilankan Kejari Medan, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Masrizal | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/6/2019) menggelar sidang perdana praperadilan yang diajukan oleh Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) terkait kasus dugaan korupsi di PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Kasus tersebut berkenaan dengan pembangunan proyek pengadaan terminal gas apung Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) di Lampung pada tahun 2011 yang diduga merugikan keuangan negara sebesar US$ 250 juta atau setara Rp 3,24 triliun.

Sidang itu beragendakan pembacaan permohonan praperadilan dengan hakim tunggal, Djoko Indiarto SH MH.

“Sidang hari ini agenda pambacaan permohonan, besok jawaban dari Kejaksaan Agung,” kata Pemohon dari JARI, Safaruddin SH kepada Serambinews.com.

Safaruddin yang juga Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menambahkan bahwa proses persidangan praperadilan harus selesai selama tujuh hari.

Makanya, sidang tersebut digelar secara maraton dari Senin hingga Jumat depan.

Pada sidang perdana itu, hadir dari JARI, Safaruddin SH, Fakrurrazi SH, dan Yudhistira Maulana SH.

Sedangkan dari Kejaksaan Agung dihadiri perwakilan dari Direktorat Penyidikan pada Jampidsus Kejaksaan Agung, Satria, Toni Marpaung dan IG Eka.

Baca: Pemuda Aceh Utara Ditangkap Polisi di Depan Sebuah Perusahaan Gas

Baca: BPMA-BPKS Jalin Kerja Sama Terkait Kegiatan Usaha Hulu Migas di Aceh

Baca: Harga Gas LPG Capai Rp 30 Ribu Per Tabung, Harga Daging Normal Rp 170 Ribu Perkilogram

Safaruddin menjelaskan alasan pihaknya mengajukan permohonan praperadilan kasus dugaan korupsi di PT PGN ke PN Jakarta Selatan.

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved