Bupati Abes Menang di PTTUN

Bupati Aceh Besar (Abes), Ir Mawardi Ali memenangkan perkara banding atas gugatan dari mantan kepala SDN 26

Bupati Abes Menang di PTTUN
IST
DENI SETIAWAN, Kuasa Hukum Bupati Aceh Besar

* Kasus Gugatan Pemberhentian Kepala SDN 26 Leupung

BANDA ACEH - Bupati Aceh Besar (Abes), Ir Mawardi Ali memenangkan perkara banding atas gugatan dari mantan kepala SDN 26 Leupung, Kecamatan Kuta Baro, Jalil Muhammad SPd terkait pemberhentiannya sebagai kepala sekolah di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kuasa Hukum Bupati Aceh Besar, Deni Setiawan SH mengatakan, bahwa perkara banding dengan Nomor 43/B/2019/PTTUN-MDN itu putusannya sudah keluar dengan pemenangnya adalah Bupati Aceh Besar. “Putusannya sudah kita terima. Alhamdulillah, kita menang,” jelas Deni Setiawan dalam rilisnya kepada Serambi, Senin (17/6).

Ia menerangkan, Bupati Aceh Besar sebagai tergugat dalam kasus itu mengajukan banding ke PTTUN Medan melalui kuasa hukumnya Deni Setiawan SH pada 15 Januari 2019. Dalam amar putusannya, PTTUN Medan menerima permohonan banding tergugat/pembanding dan membatalkan putusan PTUN Banda Aceh Nomor 23/G/2018/PTUN-BNA yang diputuskan pada 4 Desember 2018. Selain itu, majelis hakim PTTUN Medan juga menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara pada 2 (dua) tingkat pengadilan.

“Putusan PTTUN Medan sudah sangat tepat dengan menyatakan bahwa penggugat/terbanding adalah pihak yang kalah, karena memang dalam eksepsi yang kita ajukan mengenai gugatan penggugat/terbanding itu sudah kita sebutkan prematur. Ternyata, dalam hal ini PTTUN Medan juga memiliki pertimbangan hukum yang sama, yaitu gugatan penggugat/terbanding prematur sehingga eksepsi kita diterima,” ungkap Deni.

Menurut dia, gugatan penggugat disebut prematur karena seharusnya penggugat harus melakukan banding administratif dulu, baru menggugat ke pengadilan. “Sedangkan Pak Jalil Muhammad tidak menempuh jalur banding administratif, tapi langsung ke pengadilan. Oleh sebab itu, kita menganggap itu adalah prematur karena tidak menempuh prosedur yang sesuai dengan hukum,” tukas Deni.

Sementara itu, penggugat yaitu mantan kepala SDN 26 Leupung, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Jalil Muhammad SPd yang dikonfirmasi Serambi, tadi malam, terkait putusan PTTUN Medan yang memenangkan Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, mengaku dirinya akan berkonsultasi terlebih dulu dengan pengacaranya terkait langkah apa yang segera mereka ambil. “Ya, saya konfirmasi dulu sama pengacara. Insya Allah, besok (hari ini-red),” tulisnya singkat via WhatsApp.

Namun, saat Serambi ingin menggali lebih dalam dengan menghubungi yang bersangkutan via sambungan telepon, Jalil tidak memberikan jawaban.(pon/fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved